Warga Sudah Tidak Sabar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Sudah Tidak Sabar

Warga Sudah Tidak Sabar

Written By Admin Raka on Kamis, 05 Juli 2018 | 13.45.00

Macet di Kobak Biru Makin Parah

TELUKJAMBEBARAT, RAKA -  Kemacetan di Pertigaan Kobak Biru, Desa Mekarmulya, Telukjambe Barat semakin parah. Kalau sebelumnya hanya kisasan satu kilometer tetapi pasca lebaran ini bisa mencapai dua kilometer. Warga sendiri masih berusaha bersikap sabar terhadap kondisi tersebut.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Mekarmulya Supendi (33), disinggung persoalan macet tersebut hanya mengatakan, warga berusaha memaklumi kondisi yang terjadi, meski itu jelas merugikan masyarakat yang terganggu aktifitasnya lantaran kemacet itu. "Macet ini terjadi karena adanya perbaikan jalan. Mau bagaimana lagi, apalagi jalan itu juga nantinya buat masyarakat juga kan. Ya, paling kita hanya bisa berusaha untuk mengerti," ucap Supendi.

Dikatakan lelaki yang juga tokoh masyarakat Desa Mekarmulya itu, sebelumnya kondisi jalan malah lebih parah, bolong-bolong, berkeroak dan retak-retak. Akibat kerusakan itu tidak sedikit pengguna jalan yang mengalami kecelakaan. "Sekarang yang celaka karena jalan rusak sudah tidak ada, cuma imbas perbaikan saja yang mengakibatkan jalan jadi macet," ucap Supendi dan menambahkan jalur Kobak Biru itu merupakan perlintas warga Bekasi dan Karawang. 

Menurutnya , Jalan rabat beton yang retak itu memang bukan kali ini saja diperbaiki dengan cara ditambal, sebelumnya pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga sudah pernah melakukan perbaikan. Namun tidak berlangsung lama karena jalan itu kembali rusak. "Kalau menurut saya yang terpenting adalah kualitas jalan ini harus sesuai dengan truk-truk bertonase berat yang menggunakan jalan ini sebagasi perlintasan," tambahnya.

Sementara Ides Susanti (29) karyawan sebuah bank swasta di Karawang yang setiap hari pulang pergi Karawang - Pangkalan menggunakan mobil justru mengeluhkan kemacetan tersebut. Gara-gara macet itu dia selalu terlambat sampai ke kantornya. "Solusinya saya lebih baik masuk ke kawasan Konsorsium karena lebih singkat dan tidak terkena macet. Cuma saja jalan alternatif yang digunakan banyak kelokannya dan kotor," tegasnya.

Uha (30) mitra tugas Dinas Perhubungan yang mengatur lalulintas di pertigaan kobak biru mengatakan tingkat kemacetan cukup parah karena lalulintasnya juga padat. Terlebih-lebih aktivitas karyawan sudah mulai aktif seperti biasa. "Macetnya itu sampai ke depan alfamart yang dekat pertigaan Jati Badami. Jaraknya hampir dua kilometer. Tetapi yang dahsyat itu dari arah Syphone Tarum Barat ke arah Kobak Biru,  macetnya bahkan sampai ke Delta yang berjarak 17 kilometer," terangnya.

Ketika dimintai keterangan seputar kemacetan, Camat Telukjambe Barat, melalui Sekretaris Kecamatan H.Artha. SH. menerangkan stakeholdernya ada di ranah Dinas Perhubungan dan PUPR. "Saya malahan berharap masyarakat bersabar, pemerintah Kabupaten Karawang tengah melakukan perbaikan jalan yang sebelumnya dikeluhkan. Kalau yang terjadi kemacetan, itu kan biasa dalam perbaikan jalan. Jadi ya harap bersabar sampai pekerjaan ini rampung," ucap Artha. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template