Tokoh Agama Sosialisasikan ASI - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tokoh Agama Sosialisasikan ASI

Tokoh Agama Sosialisasikan ASI

Written By Admin Raka on Jumat, 13 Juli 2018 | 13.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Puluhan tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kamis (12/7) mengikuti edukasi tentang pendampingan Inisiasi Menyusuri Dini (IMD) dan ASI Eslusif. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Desa Karang Mulya itu diinisiasi Puskesmas Telujambe Barat, sekaligus buktu pentingnya masyarakat mendapatkan kesehatan yang layak.

Kepala Puskesmas Kecamatan Telukjambe Barat Hj. Nur Khoiriyah SST menyampaikan manfaat pemberian ASI eksklusif sampai dengan umur enam bulan dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit dan risiko kematian. "Tokoh agama menjadi referensi di setiap aspek kehidupan masyarakat, terutama kalau di kampung-kampung, karena itu kita berikan edukasi pada mereka," Ucapnya.

Masih dikatakan Nur, menghadirkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam peraihan menciptakan masyarakat yang sehat besar peranannya. Hampir disetiap lingkungan ada tokohnya, dan tokoh-tokoh ini selalu menjadi panutan masyarakatnya dalam hal prilaku kemasyarakat. "Tokoh agama diperlukan lantaran peran mereka di masyarakat cukup dominan dan dominan juga membawa perubahan di lingkungan masing-masing," ucap Nur. 

Nur juga mengatakan target pemerintah dalam cakupan ASI eksklusif sebesar 80 persen namun beberapa wilayah masih belum sesuai, khususnya cakupan ASI. Untuk itulah dilakukan edukasi ini dengan melibatkan tokoh-tokoh agama dan masyarakat. "Diadakannya kegiatan itu bertujuan untuk melihat faktor resiko yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif dan upaya intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan cakupan," ucapnya.

Ditambahkan Kepala Puskesmas Telukjambe Barat ini, di kampung-kampung tokoh agama tidak hanya diminta mengisi pengajian. Tapi, juga memberikan informasi soal ASI. Untuk itu, para tokoh agama diberikan pelatihan terutama terkait mengenai makanan halal dan bergizi. Mereka bertugas menyampaikan kembali ilmu itu pada masyarakat.

"Kita minta ngomongin soal ASI, makanan yang bergizi, apa saja. Informasinya kita kasih informasi dengan seluas-luasnya untuk memudahkan pekerjaan mereka," terang Nur.

Nur sadar menyadarkan masyarakat soal pentingnya ASI bukan perkara mudah. Selain melibatkan tokoh agama, landasan agama pun dipakai sebagai bahan sosialisasi. "Bayi wajib mendapatkan ASI dari ibunya. Bahkan bukan cuma keharusan tetapi memberikan ASI kepada bayi itu juga perintah agama," tandas Nur. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template