Solar Subsidi Dipakai Usaha, Diciduk Gara-gara Nimbun 200 Liter - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Solar Subsidi Dipakai Usaha, Diciduk Gara-gara Nimbun 200 Liter

Solar Subsidi Dipakai Usaha, Diciduk Gara-gara Nimbun 200 Liter

Written By Admin Raka on Selasa, 17 Juli 2018 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Upaya petugas kepolisian mengintai penimbum BBM bersubsidi jenis solar akhirnya membuahkan hasil. Para penimbun yang menggunakan solar tersebut untuk alat berat pengurugan tanah di Jalan Lingkar Tanjungpura, wilayah Kampung Pasir Bangkuang, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang barat, berhasil ditangkap tangan, Senin (16/7) kemarin.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya menyampaikan, kepolisian berhasil menangkap enam orang tersangka yang diduga menjadi para pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk kepentingan perusahaan. "Kita baru saja mengamankan sedikitnya 200 liter diduga BBM bersubsidi yang disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak seharusnya. Dan alat-alat berat yang menggunakan bahan bakar minyak bersubsidi," ujarnya di lokasi penimbunan.

Ia melanjutkan, pembelian BBM itu dilakukan pelaku dengan menggunakan kendaraan roda dua ke SPBU di wilayah Karawang. Kemudian diangkut memakai motor. "Ada enam orang yang diamankan mulai dari operator alat berat, pembawa BBM dan pekerja untuk dimintai keterangan," katanya.
Operasi tangkap tangan yang dilakukan kepolisian, kata Slamet, sebelumnya sudah mengintai para penyalahguna BBM bersubsidi akhir-akhir ini. "OTT jam 11.30 tadi," katanya.

Pihaknya juga akan terus mendalami penemuan tersebut, apakah terdapat unsur menyalahgunaan BBM bersubsidi atau tidak. Namun yang pasti dari keterangan awal bahwa BBM ini dibeli dari salah satu SPBU yang berada di Karawang. "Kita akan melakukan pemeriksaan kepada penyalahguna untuk kepentingan industri, maupun yang melakukan penyalahgunaan niaga angkutannya," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng menyampaikan, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi sampai saat ini terus didalami. Dari keterangan sementara, ada dua kendaraan yang membawa empat jerigen yang sudah diikuti dan langsung dituangkan dalam empat alat berat di lokasi pengurugan tanah. "Sementara masih dalam pemeriksaan. Kalau masuk pasal UU Migas kena Pasal 55 bisa diancam 5 tahun penjara," ujarnya, seraya menyebutkan jika ada dua titk SPBU yang menjadi tempat pembelian BBM subsidi tersebut.

Sementara itu, seseorang yang berada di lokasi dan enggan menyampaikan nama menyebutkan jika pelaksanaan pengurugan itu sudah dilakukan beberapa hari lalu. "Ini baru 15 hari, belum lama," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template