Sikat Pencemar Citarum, Saluran Pembuang Limbah akan Dicor Tentara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sikat Pencemar Citarum, Saluran Pembuang Limbah akan Dicor Tentara

Sikat Pencemar Citarum, Saluran Pembuang Limbah akan Dicor Tentara

Written By Admin Raka on Kamis, 19 Juli 2018 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Ini kode keras dari tentara bagi para penjahat lingkungan. Jika masih seenaknya buang limbah ke Sungai Citarum, siap-siap saja saluran pembuang limbahnya dicor.
Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang Letkol Inf Endang Sumardi menegaskan, pihaknya tidak akan mentolelir perusahaan yang masih mencemari Sungai Citarum maupun anak sungainya. "Jika ada limbah yang mengalir ke sungai (Citarum) kita tutup. Walaupun izinnya lewat provinsi dan sebagainya, tidak ada alasan! Jangan gara-gara limbah anak cucu kita jadi korban," ucap Endang kepada Radar Karawang, Rabu (18/7).

Ia melanjutkan, meski di Kabupaten Karawang belum ada anggaran untuk menjalankan program pembersihan Sungai Citarum dari hulu sampai hilir yang dikenal dengan Citarum Harum, namun itu tidak jadi penghalang untuk mengatasi pencemaran di sungai terbesar di Jawa Barat tersebut. "Anggaran ada atau tidak, tetap kita kerjakan," tandasnya.

Menurutnya pabrik-pabrik yang seenaknya buang limbah ke Citarum adalah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta kepolisian. Begitu pula TNI yang mulai dilibatkan untuk menjaga Citarum. "Penekanan dari gubernur Jawa Barat jelas bahwa perhatikan pabrik-pabrik. Jika buang limbah, tidak punya izin kontrak, tidak jelas pengelolaan limbah, maen buang saja ke sungai, itu perintahnya jelas tutup. Dan di Bandung sudah berjalan," katanya.

Sanksi penutupan itu, sebut Endang, dilakukan dengan cara menutup saluran limbah pabrik yang nakal dengan cara dicor. Dan bisa dibuka sampai pabrik yang bersangkutan memperbaiki sistem pembuangan limbahnya. "Di Karawang akan dikerjakan. Pabrik yang membuang limbah ke sungai Citarum dan anak sungai Citarum kita cor," ujarnya. 

Kepala DLHK Kabupaten Karawang Wawan Setiawan mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama-nama perusahaan nakal tersebut.  "Ada 82 perusahaan dari total 1572 perusahaan yang melakukan pembuangan limbah ke sungai dan anak sungai Citarum langsung. Kami sedang bergerak," kata Wawan.

Pergerakan yang dilakukan, kata Wawan, juga telah membuat satu tim yang melakukan pemeriksaan kepada 82 perusahaan yang melakukan pembuangan limbah. "Di 82 itu tersebar se-Karawang mulai dari Cikampek, Purwasari, Klari, Telukjambe dan lainnya," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template