Sawah Ciwulan Belum Bisa Ditanami - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sawah Ciwulan Belum Bisa Ditanami

Sawah Ciwulan Belum Bisa Ditanami

Written By Admin Raka on Senin, 30 Juli 2018 | 17.00.00

TELAGASARI, RAKA - Sudah tiga bulan ini ratusan hektare sawah di Desa Ciwulan dan Pulosari, Kecamatan Telagasari tidak bisa ditanami padi, menyusul musim kemarau yang melanda daerah itu tiga bulan terakhir. Bahkan, hingga seminggu terakhir inipun belum ada tanda-tanda sawah itu bisa ditanami.

Informasi yang didapat Radar Karawang, Minggu (29/7) kekeringan yang melanda sawah di Desa Ciwulan dan Pulosari akibat macetnya air yang masuk golongan air 4 tersebut, sehingga mengakibatkan jadwal tanam di dua wilayah itu terlambat tiga bulan terakhir. Bahkan, sampai seminggu terakhir belum ada tanda-tanda sawah disana bisa ditanami padi.

"Dalam jadwal mestinya bulan ini tanam sudah beres. Hanya saja, kendalanya dari saluran ki Ale ada penumpukan sampah dan ganggang, sehingga air sempat macet masuk ke sawah desa Ciwulan, bahkan beberapa diantaranya harus mengandalkan pompanisasi," ucap Tenaga Harian Lepas (THL) Pertanian Desa Ciwulan, Yayu Septiani.

Dalam catatan Yayu, seluas 300 hektare sawah belum terairi dan cenderung kering. Karenanya, dia bersama PJT 2, kepala desa, babinsa dan UPTD Pertanian memusyawarahkan pengadaan air ini agar pengolahan tanah bisa segera dilakukan. Alhasil, selain dilakukan gropyokan di sumber air Peundeuy - Buahaseum Lemahabang, sampah dan ganggang juga diangkat aparat pemerintah desa, petani, penyuluh dan Baninsa dari Desa Ciwulan dan Telagasari. "Sekarang air sudah mulai masuk perlahan, dan semoga saja awal Agustus ini petani sudah mulai tanam," tandas Yayu, dan menambahkan biasanya Juli sudah habis tanam.

Sementara Penyuluh Pertanian Desa Pulosari, Eva Lady Mustika mengatakan, di Desa Ciwulan dan Pulosari itu masalah air masih jadi kendala, apalagi sebagiannya juga  sudah banyak yang olah tanah. Persoalannya, sebut Eva, debet air yang kurang lancar yang mempengaruhi keringnya ratusan hektar sawah di dua desa ini. Tapi solusinya sebut Eva, sudah dilakukan. "Tinggal menunggu 3-4 hari kedepan air akan mulai masuk dan cukup, sehingga sudah bisa pengolahan, semai dan tanam," ujarnya.

Kepala PJT 2 Karawang, Suwondo mengatakan, soal kekeringan di Desa Ciwulan dan Telagasari, pihaknya baru-baru ini sudah berkoordinasi dengan kepala desanya. Kabarnya satu Minggu ini air sudah akan masuk, sebab di irigasi air sudah cukup besar. Macetnya air lambat masuk, diakui Suwondo, karena di PO2 ada pekerjaan turap, sehingga saluran sempat ditutup mati. "Seminggu ini air masuk, karena di irigasi sudah cukup besar, kemarin macet karena ada pekerjaan turap," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template