Ruang Pleno Dijaga Polisi Bersenjata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ruang Pleno Dijaga Polisi Bersenjata

Ruang Pleno Dijaga Polisi Bersenjata

Written By Admin Raka on Jumat, 06 Juli 2018 | 12.00.00

Tamu Undangan Diperiksa Metal Detector

KARAWANG, RAKA - Sidang pleno rekapitulasi suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat di Kabupaten Karawang digelar di Hotel Swiss-Belinn, Kamis (5/7) kemarin.

Tidak sembarang orang bisa masuk ke ruang sidang. Hanya yang teregister dan memakai tanda di pergelangan tangan. Terlihat polisi berseragam berjaga di setiap pintu masuk. Di pintu pertama, setiap orang harus diperiksa petugas keamanan hotel dengan metal detector. Setelah itu, memasuki pintu kedua dengan penjagaan polisi. Memasuki ruangan pleno, polisi bersenjata laras panjang terlihat. Namun sore hari, penjagaan sudah mulai kendor. Tidak terlihat polisi bersenjata, hanya petugas yang bersiaga di setiap pintu masuk. "Pemeriksaan menggunakan mirror Garrett untuk mendeteksi logam. Takutnya ada orang yang membawa sajam (senjata tajam)," ujar Yusup Maulana, petugas keamanan Hotel Swiss-Belinn Karawang kepada Radar Karawang, Kamis (5/7). 

Ia melanjutkan, dari seluruh tamu undangan termasuk anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)tidak ditemukan membawa alat terbuat dari logam. "Hasilnya tidak ada temuan. Untuk pengecekan ada juga dari kepolisian untuk yang lainnya seperti tas gendong, termasuk ID card yang digunakan," katanya.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya meminta kepada tim sukses agar tidak terlalu larut dalam euforia berlebihan jika jagoannya menang. Apalagi sampai melakukan pawai yang mengganggu ketertiban di jalan. "Kepada yang suaranya dibawah jangan kecewa. Jika ada hal yang tidak pas, maka tempuhlah dengan jalur hukum," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Karawang Rieza Affiat menyampaikan, hasil pleno adalah satu-satunya hasil resmi. "Hari ini (kemarin) adalah rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kabupaten. Walaupun sudah didahului tim survei, tetapi perlu saya sampaikan bahwa inilah satu-satunya hasil resmi yang akan menjadi salah satu dokumen, untuk dijadikan keputusan siapakah dari ke empat calon pasangan yang dijadikan calon terpilih yang akan menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat mendatang," katanya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template