Ribuan Keramba Jaring Apung Kembali Dibongkar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ribuan Keramba Jaring Apung Kembali Dibongkar

Ribuan Keramba Jaring Apung Kembali Dibongkar

Written By Admin Raka on Jumat, 20 Juli 2018 | 11.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Ribuan Keramba Jaring apung (KJA) di sekitar danau Waduk Cirata ditertibkan Satgas Citarum Harum. Penertiban tersebut merupakan bukti komitmen PT Pembangkit Jawa Bali Badan Pengelola Waduk Cirata (PJB BPWC) untuk menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

"Untuk penertiban sudah dilakukan sejak tanggal 11 Juli kemarin, dan sampai sekarang total sudah sekitar 1.300 KJA yang kita tertibkan," ujar Kepala Dansektor 12 Cirata Kol Czi Satriyo Medi Saputro, Kamis (19/7).

Menurutnya, pengurangan KJA menjadi hal yang mutlak dilakukan. Sebab waduk yang meliputi Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat dan Cianjur ini telah mengalami over populasi KJA dengan jumlah sebanyak 98.397 petak (data sensus 2018). Jumlah tersebut telah melebihi kuota daya dukung yang telah ditetapkan pemerintah sebanyak 12 ribu petak sesuai Keputusan Gubernur Jabar No.41 Tahun 2002. "Alhamdulilah selama proses penertiban tidak ada kendala. Sebab sebelum  penertiban berbagai tahapan sudah kita lakukan seperti sosialisasi dan pendataan  para pemilik KJA," ujarnya.

Sementara di tempat yang sama, Kepala PT PJB Badan Pengelola Waduk Cirata Wawan Darmawan mengatakan, untuk tahun 2018 ini pihaknya menargetkan 12 ribu petak KJA dapat ditertibkan. "Kita dibantu Dansektor 12 serta dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar telah melakukan sosialisasi kepada para petani sejak Mei lalu," ujarnya.

Wawan menjelaskan, keberadaan KJA ini dipandang menjadi permasalahan serius bagi lingkungan, sebab dengan over populasi ini berdampak pada kualitas air, peningkatan laju sedimentasi, korosi pada peralatan hydromekanikal PLTA Cirata. "Terakhir kita keluarkan surat izin penempatan lokasi (SPL) itu pada 2014 lalu dan sudah tidak di perpanjang lagi," katanya.

Salah satu pelaku usaha kolam Jaring Apung waduk Cirata Wawan Setiawan mengaku pasrah dengan adanya pertiban tersebut. Dirinya bertekad menjadi contoh bagi petani lainya dengan bersedia menyerahkan ratusan petak KJA miliknya untuk ditertibkan. "Insya Allah saya ikhlas karena Allah Maha Adil. Sebab jika sesuatu peluang hilang dari salah satu tangan kita, maka akan diganti dengan peluang lain," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template