Petani 9 Desa Belum Terima Kartani - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani 9 Desa Belum Terima Kartani

Petani 9 Desa Belum Terima Kartani

Written By Admin Raka on Minggu, 01 Juli 2018 | 14.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Distribusi Kartu Tani (Kartani) masih belum tuntas. Pasalnya, diduga akibat ketidaksiapan pihak bank dan dinas pertanian hingga kini belum semua petani dan penggarap sawah menerima kartu yang dijadikan media transaksi urea dan pupuk bersubsidi tersebut di kios-kios.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Jaya Desa Pulojaya Mahmud mengatakan di desanya yang sempat vakum kelompok taninya, saat ini sedang semangat menggeliat keaktifan 16 kelompok tani yang tersebar dibeberapa dusun. Selain sering ikut program dan pertemuan, para kelompok tani yang semakin kompak ini juga semangat menerima Kartu Tani sebagaimana arahan Pemerintah.

Namun, sebutnya, dari 11 desa di Lemahabang, baru dua desa saja yang para petaninya sudah menerima pendistribusian kartu tersebut, yaitu Karangtanjung dan Kedawung. Sementara Desa Pulojaya dan 8 desa lainnya sampai saat ini belum juga menerima kartu yang akan dijadikan media transaksi pembelian Pupuk urea bersubsidi tersebut.

"Kelompok tani di kita sedang kompak dan aktif, apalagi mau menerima kartu tani, tapi sampai saat ini justru baru dua desa saja yang dapat," keluhnya.

Lebih jauh Mahmud menambahkan, kelompok tani ini anggotanya saat ini juga banyak dari luar, sebab tidak sedikit petani luar desa harus gabung ke Kelompok tani di Pulojaya mengingat lahan sawahnya berada di Pulojaya, itu karena syarat kepemilikan Kartu Tani harus demikian.  Baik petani maupun penggarap, sebenarnya sudah siap menerima Kartu tani, hanya saja pihak Bank yang mencetak Kartu dan Dinas kemungkinan masih belum siap, sehingga sebut Mahmud, membeli pupuk urea di musim tanam saat ini, pihaknya masih manual bertransaksi tanpa Kartu tani, beruntung masih bisa, kalau tidak bisa ia khawatir ada reaksi. "Walau gak ada kartu tani, tapi kita tetap masih bisa bertransaksi manual biasa saja ke Kios-kios, harganya juga masih stabil," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Karawang Hanafi Chaniago mengatakan pihaknya masih belum mendapat laporan lanjutan dari pihak Bank Mandiri terkait jumlah sisa berapa Kartu Tani yang belum didistribusikan. Tapi sebelumnya, sebut Hanafi, lambatnya distribusi ini dulu banyak Nomor NIK yang keliru, karena setelah di konfirmasi  oleh pihak bank ke catpil, beberapa diantaranya banyak yang tidak sesuai.

Pihaknya, masih terus berupaya, tapi sampai sekarang juga lanjutnya, Kartu tani yang sudah diterima para petani  belum dimanfaatkan kartunya, bahkan menebus pupuk saja, masih manual. "Ya, sempat terkendala NIK yang gak sesuai, sekarang yang pegang kartu tani juga masih menggunakan transaksi manual untuk Nebus pupuk," ucapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template