Peremajaan Pasar Kosambi Molor, Ini Penyebabnya ! - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Peremajaan Pasar Kosambi Molor, Ini Penyebabnya !

Peremajaan Pasar Kosambi Molor, Ini Penyebabnya !

Written By Admin Raka on Jumat, 20 Juli 2018 | 14.45.00

KLARI, RAKA - Pasar Kosambi sering disebut-sebut sebagai penyebab kemacetan di Jalan Raya Kosambi, Klari. Banyak orang yang meminta adanya penataan pasar tersebut sehingga kemacetan bisa diatasi, terutama soal parkir yang menggunakan bahu jalan.

Sudah cukup lama juga ada kabar bahwa pasar tersebut akan dilakukan peremajaan. Namun sampai sekarang, pasar yang ada di bawah kendali pemerintahan Desa Duren, Kecamatan Klari itu nampaknya belum juga ada tanda-tanda peremajaan. Bahkan pemerintah daerah yang dulu pernah membahas secara serius soal peremajaan pasar tersebut, di tahun ini juga masih belum fokus menggarapnya.

Kepala Desa Duren, Abdul Halim menyampaikan, proses peremajaan ditarik mundur karena perusahaan yang sebelumnya menyanggupi kini tidak sangup. Sehingga pihaknya harus menyiapkan perusahaan lain sebagai pengganti. "Perusahaan Haji Aep mundur, jadi kami sedang komunikasi dengan perusahaan lain. Tapi tetap perusahaan lokal," ujar Ebeh, sapaan akrab Abdul Halim, saat dihubungi Radar Karawang, Kamis (19/7).

Menurutnya, sebenarnya sudah ada gambar untuk Pasar Kosambi dengan jumlah kios sebanyak 170 unit. Meski demikian, pemerintahan desa tetap harus mengurus administrasi secara lengkap termasuk persoalan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). "Nah kalau untuk pemda, hanya sebatas memberikan rekom untuk peremajaan atau revitalisasi saja, karena ini pasar desa," terangnya.

Camat Klari, M Rachmat yang beberapa bulan lalu pernah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah terkait penataan pasar, mengaku belum ada info lanjutan terkait peremajaan pasar Kosambi. Bahkan, dirinya mengarahkan agar persoalan pasar langsung berkomunikasi dengan Kepala Desa Duren. "Tanya ke Ebeh Halim aja, pasar desa, kewenangan desa," ujarnya.

Sekretaris Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang, Rkhmat Gunadi mengaku, tahun ini pihaknya masih fokus menggarap dua pasar yaitu pasar Cilamaya dan Jatisari. Terlebih, pasar Kosambi merupakan pasar desa, sehingga desa yang lebih berperan. "Belum digarap (Pasar Kosambi), masih konsentrasi di pasar Cilamaya dan Jatisari," kata Gunadi. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template