Penderita Aids Sulit Diidentifikasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penderita Aids Sulit Diidentifikasi

Penderita Aids Sulit Diidentifikasi

Written By Admin Raka on Jumat, 13 Juli 2018 | 13.00.00

Minim yang Periksa Kesehatan


PURWAKARTA, RAKA - UPTD Puskesmas Purwakarta gelar lokakarya mini (Lokmin) bulanan Puskesmas Purwakarta bulan Juli di aula Puskesmas Purwakarta Jalan Siliwangi No 3 Kelurahan Nagri Kidul Kecamatan Purwakarta. Lokmin ini merupakan ajang evaluasi kinerja, salah satunya membahas penanggulangan Aids. Penderita Aids saat ini sulit diidentifikasi, karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya.

Tatang Sunarya Kasubag Tata Usaha UPTD Puskesmas Purwakarta mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka evaluasi program bulam lalu, dan untuk menentukan rencana program bulan berikutnya. "Yang dievaluasi sekarang program UKP, esensial dan program pengembangan. Evaluasinya berbentuk pemaparan cakupan evaluasi bulan Juni, target dan hasil. Hasil cakupan esensial pada umumnya baik, namun ada program yang belum mencapai target diantaranya cakupan penderita Aids dan cakupan penanganan komplikasi, serta belum tercapainya target penanganan TB Paru," jelas dia, kepada wartawan disela-sela acara.

Dijelaskannya, untuk kendala yang dihadapi, khususnya terkait penanggulangam Aids ialah identifikasi penderita. "Kendalanya penderita Aids, lebih menyembunyikan penyakitnya dikarenakan masih ada rasa gengsi terhadap penyakitnya sehingga sulit mengidentifikasi. Serta ada anggapan bukan bagian dari masyarakat," jelas dia.

Dia juga mengatakan, untuk penanganan komplikasi obsetri permasalahannya dari segi administrasi. "Sebenarnya sudah tercapai, karena memang ada masalah dari pengadministrasian misalnya yang dirujuk tidak dicatat dan penanagan komplikasi dari fasilitas kesehatan sekitar puskesmas belum terlaporkan sepenuhnya. Kordinasi dengan pihak bidang swasta belum sepenuhnya lancar,"paparnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk penanganan TB paru, belum mencapai target seperti yang telah direncanakan Puskesmas Purwakarta yaitu 80 persen per tahun, penanganannnya terselesaikan. "Penemuan penderita TB paru masih rendah dilapangan, tercatat dari target 80 persen per tahun, sampai bulan ini berarti 42 persen dari 6 bulan. Sekarang hanya berkisar di 36 persen dengan jumlah 46 orang pada saat ini hanya ada 22 orang yang baru tercatat dan diberikan penanganan," ungkapnya.
Kendalanya, tambah dia, pasien yang mengalami batuk lebih dari dua minggu tidak datang lagi ke puskesmas. "Sudah dikasih tahu lewat sosialisasi di tiap posyandu, RW atau desa tapi masih rendah tingkat partisipasinya,"cetusnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk tindak lanjut dari ketiga hal tersebut, Puskesmas Purwakarta akan memproyeksikan peningkatkan penyuluhan Aids, salah satunya lewat populasi kunci atau mereka yang terkena penyakit Aids diangkat jadi kader. "Yang kedua akan mengadakan pertemuan jejaring pasien kesehatan satu tahun dua kali untuk meningkatkan komitmen pelaporan kasus komplikasi persalinan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat melalui penyuluhan TB paru di posyandu, RW dan tingkat kelurahan," pungkasnya.(ris)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template