Pemerintah Diminta Stabilkan Upah Buruh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemerintah Diminta Stabilkan Upah Buruh

Pemerintah Diminta Stabilkan Upah Buruh

Written By Admin Raka on Sabtu, 14 Juli 2018 | 16.00.00

KLARI, RAKA - Banyaknya perusahaan yang pindah dari Karawang akibat tingginya upah membuat sejumlah kalangan angkat bicara. Salah satunya adalah Kepala Desa Duren Abdul Halim, menurutnya pemerintah harus bisa menyetabilkan upah agar perusahaan tidak semakin berkurang di Karawang.

"Perusahaan banyak pada pindah karena menghindari upah yang tinggi. Makanya pemerintah harus bisa menyetabilkan," pinta Ebeh Halim sapaan akrab Abdul Halim, kepada Radar Karawang.

Dia menyampaikan, persoalan tersebut merupakan persoalan serius yang harus dicarikan solusinya. Karena perubahan Karawang menjadi kota Industri juga sangat berpengaruh terhadap kondisi kehidupan sosial masyarakatnya. "Sebelum ada industri warga Karwang banyak yang bisa turun ke sawah. Tapi coba lihat, ada nggak anak muda sekarang mau turun kesawah," ujarnya.

Dengan adanya perubahan struktural ekonomi membuat warga Karawang yang tadinya mayoritas sangat memahami sektor pertanian kini sudah mulai bergeser. Karena warga lebih memilih industri sebagai lahan untuk mencari pendapatan. "Tapi kalau pabriknya pada kabur keluar. Akhirnya warga Karawang nganggur. Karena meski masih banyak sawah, mereka nggak ngerti bagaimana mengolah sawah," bebernya.

Kondisi tersebutlah yang harus dipertimbangan secara mata oleh pemerintah agar warga Karawang tidak menjadi korban. Sementara bagi warga pendatang, meski perusahaan pindah, maka mereka juga ikut pindah atau bahkan pulang ke kampung halamannya masing-masing. "Kalau orang karawang yang keluar kerja karena pabriknya pindah. Terus mau pulang kemana. Tetap di Karawangkan, itu pasti jadi pengangguran," ujarnya.

Dia juga menyampaikan, pindahnya perusahaan lebih banyak ke daerah Jawa dimana upahnya masih relatif rendah. Dengan demikian, perusahaan akan mendapat keuntungan lebih besar jika dibanding tetap bertahan di Karawang. "Paling ada tambahan transport aja untuk angkut barang produksinya. Lebih memilih pindah berarti mereka memang lebih untung di luar (Karawang)," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template