Panitia Pilkades tak Bisa Rubah DPT - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Panitia Pilkades tak Bisa Rubah DPT

Panitia Pilkades tak Bisa Rubah DPT

Written By Admin Raka on Rabu, 25 Juli 2018 | 17.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 11 November mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang lakukan sosialisai mengenai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 57 Tahun 2018 tentang pelaksanaan Pilkades. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Cikampek, Selasa (24/7).

Hendi Suharyadi, Kasi Pemerintahan Kecamatan Cikampek mengatakan, sosialisasi pilkades diikuti oleh enam desa dari tiga kecamatan. Dari Kecamatan Cikampek ada dua desa, Cikampek Timur dan Desa Kalihurip, Kecamatan Purwasari ada satu desa, yaitu Desa Cengkong. Kemudian dari Kecamatan Tirtamulya ada tiga desa, Tirtasari, Karangsinom dan Bojongsari. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya dihadiri oleh panitia pilkades, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala desa juga hadir. "Kepala desa juga diundang, namun ada beberapa yang tidak bisa hadir," kata Hendi kepada Radar Karawang.

Agus Sudrajat, salah satu panitia pilkades dari Desa Cengkong mengatakan, sebenarnya secara keseluruhan ia sudah memahmi apa yang disampaikan oleh narasumber. Namun ada yang masih bingungkan terkait masyarakat yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), apakah diperbolehkan melalui kesepakatan panitia untuk menambahkan pemilih tambahan dengan menggunakan KTP atau gimana, sementara jika dalam perbup DPT bersifat final. "Secara garis besar sih sudah paham, hanya masih bingung jika ada masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT solusinya harus gimana," tanyanya.

Wawan Hernawan, Sekretaris DPMD menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para panitia pilkades mengenai proses pelaksanaan pilkades, agar para panitia mempunyai pegangan dan acuan dalam melaksanakan pilkades. Sosialisasi sengaja diadakan di satu tempat untuk beberapa kecamatan, agar tidak berkali-kali dilakukan sosialisasi. "Karena tidak banyak yang melaksanakan pilkades, jadi disatukan untuk tiga kecamatan, setelah ini kami akan langsung sosialisasi untuk kecamatan Banyusari dan Jatisari, tempatnya di Kecamatan Jatisari," ujarnya.

Sementara berkaitan dengan DPT, menurut Wawan, panitia tidak bisa mengambil kesepakatan untuk menambahkan jumlah pemilih, karena itu bertentangan dengan perbup. Maka solusinya panitia harus mensosialisasikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) kepada semua warga sebelum ditetapkan sebagai DPT. "DPS-nya disosialisakan dan dipasang agar masyarakat tahu nama mereka sudah terdaftar atau belum, dengan begitu maka panitia tidak perlu menambahkan pemilih yang sudah ditetapkan dalam DPT. Saya berharap semua panitia bisa menjalankan proses pelaksanaan pilkades tanpa harus keluar dari aturan yang sudah ditetapkan," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template