Ngeri, TKSK dan Pendamping PKH Berebut Program BPNT - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ngeri, TKSK dan Pendamping PKH Berebut Program BPNT

Ngeri, TKSK dan Pendamping PKH Berebut Program BPNT

Written By Admin Raka on Senin, 09 Juli 2018 | 17.45.00

JATISARI, RAKA - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Jatisari kisruh. Pasalnya selain ada protes dari para kepala desa, antara Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) gontok-gontokan untuk bisa menjalankan program tersebut.

Kepala Desa Pacing, Wawan Zaelani menyampaikan, seharusnya pemerintah daerah turun tangan agar kekacauan tidak berlarut-larut. Akibatnya warga yang menjadi korban atas program baru yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) itu. "Jatisari kacau ini. Dinsos harus turun tangan, termasuk BNI-nya," pinta Wawan.

Menurutnya, program BPNT merupakan program yang tidak jelas. Karena dirinya sebagai kepala desa saja tidak mengetahui secara detil bagaimana aturannya. Padahal saat ada persoalan, warga tidak pernah menyalahkan siapa-siapa kecuali kepala desa. "Yang disalahkan warga itu Kades. Padahal TKSK dan PKH yang garapnya," ujarnya.

Dia juga menyampaikan, di Pacing sendiri agen e-Warong mendapat kiriman beras sampai 10 ton. Sedangkan KPM Pacing hanya 400-an dan yang kartunya baru terdistribusikan hanya sekitar 100-an. "Sisa kartunya kemana ? itu beras dari mana dan siapa penanggungjawabnya," ujarnya.

Merasa kesal dengan polemik seputar BPNT, dia mengaku bersama para kepala desa lainnya akan mengontrog Dinas Sosial dan BNI. "Sebelum permasalahan makin melebar. Harus segera ada solusi. PKH dan TKSK Jatisari berseteru," ujarnya.

Sementara kisruh persoalan BPNT yang tadinya senyap ternyata tidak terbentung. Sehingga antara TKSK yang di bawahnya ada PSM dengan para pendamping PKH melakukan pembahasan khusus di ruang Kasi Kesos pada JUmat (6/6) lalu. Meski diskusi berjalan cukup lama, namun sampai hari Minggu (8/6) kemarin, kedua belah pihak masih belum islah. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya pesan yang masuk ke Radar Karawang.

Namun disayangkan antara TKSK dan PKH enggan memberikan komentar secara gamlang terkait perseteruan yang berkaitan dengan program BPNT tersebut. TKSK Jatisari H Dedi Sumarya hanya menyampaikan penyaluran BPNT sudah dilakukan. "Beberapa desa / e-Warong yang sudah order berasnya, sudah mulai pencairan," tulis Dedi dalam pesan singkatnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Setya Dharma saat dimintai tangapan terkait kekacauan BPNT di Jatisari tidak memberikan tanggapan.

Informasi yang dihimpun Radar Karawang, Kabupaten Karawang termasuk salah satu kabupaten yang paling telat dalam menyalurkan BPNT. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template