Miris, Buruh Tani Mulai Disingkirkan Mesin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Miris, Buruh Tani Mulai Disingkirkan Mesin

Miris, Buruh Tani Mulai Disingkirkan Mesin

Written By Admin Raka on Minggu, 08 Juli 2018 | 17.00.00

BATUJAYA, RAKA- Banyaknya pemilik sawah yang menggunakan mesin pertanian, membuat buruh tani tersingkir. Kini, tak banyak buruh tani yang bisa bekerja untuk memotong padi saat panen, karena perannya sudah digantikan mesin. Apalagi, saat ini pun sudah ada mesin tanam, sehingga saat tandur mesin tersebut bisa dipergunakan.

Diakui Rumsah (52), warga Dusun Tambun 1, Desa Karyamakmur, keberadaan mesin sintok atau rontog menjadi salah satu penyebab dirinya vakum dalam dunia buruh tani. Biasanya, sebelum ada mesin rontog, dirinya memanfaatkan sisa padi yang masih menempel dibatang padi. Karena, untuk memisahkan padi dari batang pada waktu itu masih manual. "Dulu mah selain buruh tani, kita memanfaatkan sisa-sisa padi yang menempel dibatang padi (Ngasag). Sekarang mah gak bisa, karena menggunakan mesin rontog, semua padi habis tak tersisa masuk ke karung," ucapnya.

Selain mesin rontog, saat ini telah launching mesin khusus tanam padi atau tandur. Jelas saja dengan keberadaan mesin tersebut, banyak buruh tani yang akan pensiun. "Untuk pemilik lahan memang akan mempermudah, tapi bagaimana nasib kami buruh tami. Jangankan ke perusahaan, cari kerja di kampung halaman saja sudah di ganti mesin," keluhnya.

Dirinya berharap, ada solusi yang bisa mensejahterakan masyarakat kalangan bawah seperti dirinya untuk mempermudah mencari nafkah. Agar keberlangsungan hidup masyarakat tetap stabil. "Bingung mau cari kerja apa, kuli cuci juga sudah ada mesin cuci," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template