Masa Depan Anak Terlantar Tanggung Jawab Siapa ? - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Masa Depan Anak Terlantar Tanggung Jawab Siapa ?

Masa Depan Anak Terlantar Tanggung Jawab Siapa ?

Written By Admin Raka on Rabu, 18 Juli 2018 | 16.00.00

CIAMPEL, RAKA - Fakir miskin dan anak-anak terlantar menjadi tanggungjawab negara. Oleh karenanya, pemerintah daerah seharusnya meningkatkan perhatian terhadap nasib anak bangsa tersebut.

Saat ini memang sudah ada perhatian dari pemerintah daerah atas adanya alokasi anggaran untuk anak-anak terlantar atau anak yatim tersebut. Namun, seharusnya bukan hanya bantuan untuk anak-anaknya saja, melainkan termasuk untuk biaya pendidikan anak-anak tersebut.

"Pendidikan mereka juga harus diperhatikan, jadi masa depan mereka bisa lebih jelas," ujar tokoh pemuda Ciampel, Zenal Abidin, kepada Radar Karawang, Selasa (17/7).

Pembina Yayasan Tarbiyah Kutatandingan, Desa Mulyasejati Kecamatan Ciampel, Ma'mun Nawawi Algojali yang sekaligus mantan Ketua Yayasan Tarbiyah Tahun 2017 menyampikan, bahwa sebelumnya memang ada bantuan dari pemerintah melalui Dinas Sosial untuk anak-anak terlantar di wilayah Kabupaten Karawang dengan jumlah anggaran sebesar Rp 7 Miliyar dari APBD untuk 58 yayasan di Karawang. "Anggaran tersebut turun setiap tahun," ucapnya.

Namun pada saat itu, dirinya memerina anggaran sebesar Rp 100 juta untuk 30 anak, dengan memastikan bahwa 30 anak itu juga mendapatkan pendidikan yang layak juga. Bahkan jika ada anak yang hanya numpang untuk dibiayai pemerintah sedangkan tidak mengikuti kegiatan pendidikan yang diselenggarakan di yayasan tersebut maka dia akan mencoret anak tersebut dari daftar anak binaan yayasan yang dikelolanya. "Setiap tahun yayasan kami hanya menerima kurang lebih Rp 100 juta untuk 30 anak dan itu termasuk pendidikannya (pendidikan di DTA, MI, MTs dan SMK)," ungkapnya.

Dia tetap menolak jika anak terlantar sendiri tidak ingin mengikuti pendidikan, sebab, bagi dia untuk apa memberikan bantuan anak terlantar jika hanya untuk memnuhi kebutuhan makan dan pakaiannya saja. "Yang paling penting itu anak terlantar bisa mendapatkan pendidikan dan mau dididik serta mendapatkan ilmu," terangnya.

Dia juga menyampaikan, seharusnya perhatian pemerintah terhadap anak terlantar lebih dari perhatian yang saat ini sudah dilakukan. Karena kenyataannya masih banyak anak terlantar yang tidak terayomi oleh lembaga, yayasan bahkan termasuk pemerintah itu sendiri. Bahkan jika perlu dirinya siap membawa seluruh anak untuk dibawa ke pemerintah daerah dan didata. "Biar pemerintah tahu bahwa masih banyak anak yang membutuhkan," ungkapnya.

Ia juga siap untuk menampung anak terlantar dan jalanan sendiri di yayasannya tersebut jika mereka ingin mengikuti pendidikan di sekolah. Jangan sampai kata dia kebutuhan dan bantuan yang turun tidak diserap dengan baik. "Silahkan saja kalau untuk anak jalanan saya siap asalkan mau didik disini," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template