Lokasi Relokasi Pedagang Pasar Cilamaya Sepihak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lokasi Relokasi Pedagang Pasar Cilamaya Sepihak

Lokasi Relokasi Pedagang Pasar Cilamaya Sepihak

Written By Admin Raka on Sabtu, 07 Juli 2018 | 16.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Revitalisasi Pasar Cilamaya nampaknya sudah semakin dekat. Namun, tahapan yang belum banyak diketahui para pedagang agaknya harus dievaluasi Ikatan Pedagang Pasar Cilamaya (IPPC) dan Pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Pasalnya, tempat relokasi puluhan lapak pedagang, disebut-sebut sudah disiapkan di Eretan Selatan dan Blok Jambe Amil tanpa sepengetahuan pedagang pasar.

Dikatakan H. Asep, pedagang buah Pasar Cilamaya, semingguan terakhir para pedagang justru santer mendengar kabar terkait tahapan revitalisasi pasar Cilamaya. Soal pasti atau tidaknya revitalisasi itu belum ada kepastian. "Selama ini setiap kali rapat-rapat dan sosialisasi, tidak banyak melibatkan pedagang pasar. Semuanya dilakukan sepihak," tandas Asep.

Contoh sepihaknya, jelas Asep, soal penunjukan tempat relokasi para pedagang pasar ke Eretan Selatan dan Jambe Amil sepanjang 5.000 meter. Lokasi itu, tanpa sepengetahuan para pedagang. Padahal hal itu mestinya dilakukan secara musyawarah dengan para pedagang, apakah pedagang setuju atau tidak. Bahkan, sebagian pedagang menganggap, penunjukan lokasi untuk tempat pindah sementara para pedagang berjualan itu ilegal.

Karenanya, seharusnya, saran Asep, Ketua IPPC dan pengurusnya bersama mantri pasar dan pejabat terkait melibatkan semua pedagang.  soal ini, bukan apa-apa, karena pihaknya hanya ingin transparansi dan kejelasan, bukan bertindak sepihak yang bisa merugikan para pedagang nantinya. "Tolonglah IPPC itu libatkan para pedagang. Soal tempat relokasi jangan diam saja, karena rawan penolakan kalau tanpa kesepakatan," tegas pedagang buah ini.

Kaur Trantib Desa Cilamaya Wahyu mengatakan lingkungan Pasar Cilamaya sempat ramai perbincangan menganai revitalisasi pasar. Karenanya mendadak adanya persiapan lahan di Dusun Eretan Selatan dan Jambe Amil untuk tempat relokasi pasar sementara. Cuma sebut Wahyu, herannya tidak ada sosialisasi sebelumnya ke pedagang. Malahan dirinya juga bingung, jangankan ke pedagang, kepada pihak desa saja tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Terlebih, sebut Wahyu, IPPC sebagai organisasi yang seharusnya mengayomi para pedagang, justru jarang ada rapat-rapat bersama para pedagang. Padahal, pedagang selalu menanyakan pelaksanaan relokasi,  mengenai bangunannya dan bagaimana luasnya berikut harganya. "Sempat ramai soal relokasi itu. Bagaimana tidak, kok ada tempat relokasi tapi tidak ada musyawarah dulu, bahkan pemberitahuan ke desa misalnya juga tidak, itukan membuat bingung," tandasnya.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Cilamaya (IPPC) Karno ketika dikonfirmasi mengatakan keluhan para pedagang atas tempat relokasi yang diduga tanpa persetujuan para pedagang pasar. Sampai berita ini ditulis pedagang kue kering tersebut tidak memberikan balasannya. Begitupun saat di hubungi, yang bersangkutan mengaku sedang ada tamu dan menutup teleponnya begitu saja. "Sebentar ya, lagi ada tamu dulu," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template