Lampu PJU Banyak yang Mati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lampu PJU Banyak yang Mati

Lampu PJU Banyak yang Mati

Written By Admin Raka on Jumat, 13 Juli 2018 | 14.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Lampu penerangan jalan umum di sepanjang jalan Badami - Loji banyak yang mati, terutama disepanjang perlintasan Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Warga berharap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) peduli dan secepatnya memperbaiki baik lampu dan tiang-tiang listrik yang mengalami kerusakan.

"Memang lampu penerangan jalan di beberapa titik banyak yang mati sejak memasuki musim hujan ini. Tapi herannya sampai sekarang belum juga diperbaiki, padahal kondisi itu membuat sekitar jalan itu rawan kecelakaan," ujar Wardo (40) Warga Kampung Karadak, Desa Wanajaya  kepada Radar Karawang, Kamis  (12/7). Wardo juga khawatir jika kondisi gelap itu akan dimanfaatkan penjahat untuk melakukan aksi kriminalnya.

Nur Halim (35) Warga lainnya memperkirakan sekitar 30 lebih PJU di sepanjang Jalan Badami-Loji mati total. Alhasil, kondisi jalan yang lebarnya lebih dari 6 meter dengan panjang Badami - Loji sekitar 37 Km yang ramai dilintasi kendaraan jadi gelap gulita. Padahal lalulintas kendaraan di sepanjang jalan tersebut termasuk padat.

“Keberadaan PJU disepanjang jalan tersebut cukup vital. Sebab, jalan itu terdapat banyak gang yang menjadi akses keluar-masuk kendaraan. Jika gelap akan rawan kecelakaan, dan saya juga sudah melaporkannya, tapi sampai saat ini belum ada perbaikan," tandasnya.

Bahkan beberapa lampu PJU yang mati pun sampai ke wilayah Kecamatan Pangkalan hingga ke Kecamatan Tegalwaru. Seperti di Desa Taman Mekar, Desa Tamansari, Desa Jatilaksana serta Desa Cintaasih hingga ke Desa Cintalaksana. Beberapa lampu yang mati persis di titik yang rawan kecelakaan, seperti di tikungan maupun di jalan menurun salah satunya yang ada di wilayah Kampung Bunder, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan.

Diding (40) warga Kampung Bunder, menyampaikan, matinya PJU dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan. Karena, keberadaan PJU tepat di jalan turunan yang ada di wilayahnya. Sehingga warga sekitar pun mengkhawatirkan jika para pengendara yang datang dari wilayah lain belum mengetahui secara jelas jalur jalan yang aman. “Khawatir juga. Disitu juga ada belokan tajam. Kalau pendatangkan rata-rata belum tahu," ucapnya.

Sebelumnya, ucap Diding, warga tidak terlalu khawatir karena suasana jalannya terang kalau malam. Tetapi sejak banyak lampu yang mati jalanan jadi gelap sehingga membuat warga takut melintas di jalan itu malam hari. "Sudah dua minggu lalu matinya. Saat itu memang hujan disertai petir dan bunyi seperti ban yang pecah. Eh tahu-tahu banyak lampu PJU yang mati," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template