KPU Kebobolan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » KPU Kebobolan

KPU Kebobolan

Written By Admin Raka on Senin, 02 Juli 2018 | 12.00.00

Website Diretas, Real Count Pilgub tak Bisa Diakses

KARAWANG, RAKA - Buruknya sistem pengamanan website Komisi Pemilihan Umum (KPU), membuat aplikasi sistem informasi penghitungan suara (Situng) rentan diretas.

Terbukti hingga Minggu (1/7) pukul 20.38 WIB, Situng yang biasanya terpampang jelas di media center KPU Kabupaten Karawang tidak bisa terlihat. Di laman tersebut tertulis "Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi hasil pemilihan, untuk sementara layanan ini kami tidak aktifkan." Padahal laman tersebut menjadi salah satu pemasti transparansi hasil penghitungan real count pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. 

Anggota KPU Kabupaten Karawang bagian Sosialisasi Adam Bachtiar mengatakan, pihaknya masih menunggu perbaikan laman Situng dari KPU Jawa Barat. "Kita menunggu maintenance di provinsi akan aplikasi Situng yang diretas. Padahal selama ini lancar, tapi sekarang tidak jalan. Ini dampak dari menggunakan digital," ujar Adam kepada Radar Karawang, Minggu (1/7).

Ia melanjutkan, Situng dibuat agar ada keterbukaan informasi soal surat suara yang sah dan tidak, agar masyarakat bisa mengetahui langsung perolehan suara dari masing-masing pasangan calon. Namun, dia memastikan jika rapat pleno rekapitulasi dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) adalah bukti otentik perolehan suara. "Kita ingin ada keterbukaan sesuai dengan prosedur. Kita tidak ada permainan, karena hasil yang ada itu langsung dari tingkat TPS yang melakukan pelaporan," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, upaya peretasan website resmi KPU berlangsung terus-menerus. Bahkan, hampir setiap menit. “Kalau downnya kan datang dan pergi. Sudah kita bersihkan naik, (down) lagi, nanti diserang lagi kita bersihkan lagi. Karena hampir setiap menit kita diserang,” kata Arief, Minggu (30/6).

Arief menambahkan, akibat dari peretasan itu, pihaknya tidak menampik bahwa kinerjanya sedikit mengalami keterlambatan. Sehingga ia pun telah melakukan berbagai upaya untuk menangkal upaya peretasan itu. “Kalau diserang macem-macem cara nangkalnya. Bisa langsung ditangkal atau bisa juga kita tutup (websitenya) dulu, terus penyakit-penyakitnya kita bersihkan dulu baru kita nyalakan lagi. Bisa on off gitu,” ungkapnya.

Kendati demikian, Arief menjamin tidak ada perbedaan data atau suara yang berubah selama website mengalami gangguan. Dia meminta masyarakat untuk ikut memantau kinerja KPU dalam pelaksanaan rekapitulasi suara. Itu ditujukan agar publik dapat percaya dengan kinerja sistem website KPU. “Saya menjamin tidak ada perubahan data. Kami minta supaya masyarakat tidak berburuk sangka. Prinsipnya kerja KPU adalah transparan dan penuh integritas. Sampai hari ini, proses penghitungan di Kecamatan itu terbuka,” pungkasnya. (apk/pjk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template