Klaim Ada Penggelembungan Suara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Klaim Ada Penggelembungan Suara

Klaim Ada Penggelembungan Suara

Written By Admin Raka on Senin, 02 Juli 2018 | 11.00.00

Zalu Lapor Panwas

PURWAKARTA, RAKA - Pemilihan Bupati (Pilbup) Purwakarta diwarnai isu tak sedap. Pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, Zainal Arifin-Luthfi Bamala (Zalu), mengklaim ada penggelembungan suara yang dilakukan salah satu paslon. Kecurigaan tim Zalu ini, sudah dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta Oyang ST, membenarkan adanya laporan yang disampaikan timses paslon nomor 3, Zalu, terkait dugaan penggelembungan suara. Menurutnya, laporan tersebut saat ini masih dalam tahap melengkapi unsur formil dan materil pelaporannya. Karena yang akan ditindaklanjuti adalah aduan maupun laporan yang disertai bukti dan saksi. "Laporan ada. Sebagiannya masih proses pelengkapan bukti dan saksi. Karena ada beberapa laporan yang statusnya dugaan pelanggaran pidana pemilu, nanti kita memprosesnya dengan tim Gakkumdu dari unsur kepolisian dan kejaksaan. Jadi panwas tidak kerja sendirian," ujarnya.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir adanya kecurangan, dia mengimbau kepada para pasangan calon untuk menghadirkan para saksi pada rekap surat suara di tingkat PPK yang rata-rata sudah dilaksanakan sejak Sabtu (30/6) lalu hingga beberapa hari kedapan. Oyang mengatakan, kehadiran para saksi ini, agar bisa memantau rekap melalui salinan C1 yang diperoleh dari masing-masing TPS. Jika masih ragu, minta dibuka juga C planonya. "Saran kami saksi paslon harus hadir. Penting untuk memastikan rekap ini berjalan sebenar-benarnya dan diterima semua pihak. Panwas sudah merekomendasikan agar saat rekap di PPK, C plano dibuka dan diperlihatkan. C plano ini adalah data primer pertama selain C1," tuturnya.

Rekap surat suata Pilbup Purwakarta di tingkat PPK sedianya akan dilaksanakan pada 28 dan 29 Juni oleh PPK di masing-masing kecamatan bersamaan rekap surat suara Pilgub Jabar. Namun, lanjut Oyang, bersamaan masuknya laporan dan keluhan menyusul masih adanya saksi yang belum menerima salinan C1. Maka panwas rekomendasikan kepada KPU agar rekap PPK dilaksanakan paling cepat pada 30 Juni 2018. "Dijadwal tahapan pilkada, rekap di tingkat PPK ini bisa dilaksanakan sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2018," ucapnya.

Disinggung soal adanya klaim kemenangan oleh masing-masing paslon, Oyang menghimbau paslon maupun timses agar bersabar. Rekap oleh jajaran KPU sampai saat ini masih berjalan. Di tingkat kabupaten, rekap akan dilaksanakan paling lambat tanggal 6 Juli 2018. "Klaim kemenangan boleh saja, karena bisa jadi itu merupakan bagian dari strategi politik. Tapi yang paling penting, pada waktunya nanti setelah ada pengumuman resmi KPU, semua pihak konsisten terhadap komitmen awal yang telah dibangun, siap menang siap kalah. Sportif. Dan yang tidak kalah penting, kawal proses rekapitulasi yang saat ini berjalan di tingkat kecamatan dan puncaknya nanti di tingkat kabupaten," pungkasnya.(gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template