Ketua Panwaslu Disumpah Alquran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ketua Panwaslu Disumpah Alquran

Ketua Panwaslu Disumpah Alquran

Written By Admin Raka on Kamis, 05 Juli 2018 | 13.00.00

Usai Didemo Pendukung Zainal-Luthfi

PURWAKARTA, RAKA - Didepan ratusan pengunjuk rasa yang melakukan aksi demo di depan kantor Panwaslu Purwakarta,  Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta Oyang ST  menunjukkan kenegarawanannya sebagai seorang pimpinan saat menemui pengunjuk rasa yang sudah memadati jalan. Bahkan dengan sukarela Oyang mau diambil sumpahnya di bawah Alquran oleh para pendukung dan simpatisan pasangan calon nomor 3, Zainal Arifin-Luthfi Bamala, Rabu (4/7).

"Saya tegaskan tidak ada intimidasi. Saat diambil sumpah saya melakukannya dengan sukarela. Ini saya anggap sebagai penegasan komitmen dalam menegakkan aturan. Lagipula di awal dilantik kita sudah disumpah, jadi ini sebagai pengingat dan penegasan saja bahwa secara prinsip panwas berpegangan pada peraturan yang berlaku," ujarnya, kepada sejumlah awak media.

Oyang menjelaskan, saat berlangsungnya aksi unjuk rasa dirinya tengah berada di KPU. "Saat mendengar ada aksi, saya segera ke panwas dan menemui perwakilan pengunjuk rasa. Kemudian saya diminta memberikan pernyataan kepada ribuan massa pengunjuk rasa dan saya menyanggupinya," kata Oyang.

Pria yang akrab disapa Binos itu menjelaskan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa. "Intinya mereka mendesak penanganan laporan pelanggaran. Dan saya tegaskan itu masih berjalan," ujarnya.

Saat menemui para pengunjuk rasa, Binos menyampaikan tiga poin. "Pertama, saya ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan para alim ulama terhadap kinerja panwas. Kedua, terlepas disumpah atau tidak disumpah, dari awal dan hingga saat ini, panwas bersikap tegas dalam penanganan laporan sesuai dengan peraturan yang berlaku," ucapnya.

Ketiga, sambung Binos, kaitan dengan tahapan bahwa pada prinsipnya saksi-saksi dari tiap pasangan calon harus terus mengawasi dan mengawal dari tingkat kabupaten hingga di tingkat provinsi. "Saya tegaskan sekali lagi tak ada intimidasi, malah ini saya anggap sebagai dukungan dari para alim ulama terhadap Panwas," pungkasnya.

Sementara usai menyampaikan aspirasi tuntutanya massa pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template