Katanya Gratis, Tapi Masih Ada yang Bayar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Katanya Gratis, Tapi Masih Ada yang Bayar

Katanya Gratis, Tapi Masih Ada yang Bayar

Written By Admin Raka on Selasa, 17 Juli 2018 | 14.15.00

KOTABARU, RAKA -  Akhir-akhir ini, masyarakat Kotabaru yang membuat kartu kuning mengalami peningkatan. Pembuatan kartu untuk melamar pekerjaan ini gratis, namun masih saja ada warga yang membayar.

Asep Saefudin, operator pelayanan mengatakan, setiap hari selalu ada masyarakat yang datang untuk berbagai macam keperluan. Terkadang dalam sehari hampir ada 50 orang  warga yang datang. Di bulan ini yang paling banyak datang ke kantor kecamatan untuk keperluan pembuatan kartu pencari kerja. Ia memberikan pelayanan kepada setiap warga yang datang tanpa ada pungutan biaya apapun. "Kami tidak pernah meminta kepada masyarakat dalam pembuatan apapun, karena tidak dibolehkan. Kalaupun ada yang ngasih ya terserah mereka saja," ujar Asep, Senin (16/7).

Rati (18), warga Perumahan Buana Desa Pangulah Utara mengatakan, ia datang ke kantor kecamatan untuk membuat kartu kuning. Ia mengaku baru pertama kali datang ke kantor kecamatan. Menurutnya pelayan disana lumayan baik dan biaya pembuatannya tidak terlalu mahal. "Biasanya bayar 15 ribu," kata Rati, kepada Radar Karawang.

Ika (18) warga Perumahan Eka Mas pangulah utara juga mengatakan, dirinya juga sama sedang membuat kartu kuning untuk keperluan melamar kerja. Menurutnya, membuat kartu kuning disitu harus bayar. "Katanya sih bayar, tapi ngga tau bayarnya berapa," ujar Ika.

warga lain Wildan (19), warga Sarimulya menyampaikan,ia juga sama datang ke kecamatan untuk keperluan pembuatan kartu kuning. "Kalau saya udah bikin bayar 10 ribu, sekarang nganter temen aja, sama bayar juga 10 ribu" katanya, di depan kantor kecamatan.

Menurut wildan, jika memang tidak ada biaya administrasi untuk pembuatan kartu itu, seharusnya petugas disana menyampaikan kepada para pembuat kartu kuning. "Kalau memang gratis harusnya bilang, jangan bilang terserah pas kita nanya berapa. Itu kan sama aja berharap dibayar," pungkasnya.
Sementara Camat Kotabaru Dedi Setiadi belum bisa dimintai tanggapan karena sedang tidak ada di kantor. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template