Karang Taruna Dawuan Tengah Ikut Bangun Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Karang Taruna Dawuan Tengah Ikut Bangun Desa

Karang Taruna Dawuan Tengah Ikut Bangun Desa

Written By Admin Raka on Jumat, 27 Juli 2018 | 16.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membangun desa. Salah satunya melalui program-program yang dilaksanakan oleh karang taruna. Seperti yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Dawuan Tengah. Untuk ikut serta membangun desa, mereka meluncurkan program taman hayati dengan penanaman 1000 pohon dan menggarap industri kreatif berupa pebuatan mebel dari barang bekas.

Adi Suwardi, Sekretaris Karang Taruna Desa Dawuan Tengah mengatakan, dalam rangka membantu pemerintahan desa untuk membangun lingkungan, ia dan para pengurus karang taruna selalu melakukan hal-hal yang bersifat membangun lingkungan seperti membentuk tim penjaga kebersihan, penataan taman, dan lain-lain. Beberapa bulan yang lalu karang taruna telah melaksanakan kegiatan penanaman 1000 pohon di lingkungan Desa Dawuan Tengah. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari program besar yang direncanakan oleh karang taruna. Adapun program besar yang direncanaklan ialah pembuatan taman hayati. "Program besarnya membuat taman hayati, salah satu prosesnya ialah kegiatan penanaman 1000 pohon dan pembesaran bibit dengan bebagai jenis pohon," ujar Adi.

Program Taman Hayati dilakukan dengan menanamkan pohon di lahan-lahan kosong milik pemerintah desa atau warga yang bersedia agar menjadi lahan hijau dan tecipta nuansa asri di Desa Dawuan Tengah. Selain program Taman Hayati, karang taruna Desa Dawuan Tengah juga membuat industri kreatif pemanfaatan limbah drum. Pengurus karang taruna membuat berbagai jenis mebel dari bahan limbah drum yang dibeli dari pabrik-pabrik sekitar. "Ada yang dibuatkan meja, sopa, kursi dan gerobak untuk berjualan," ujarnya.

Bahkan, tambah Adi, karang taruna juga bisa membuat warung yang terbuat dari drum. Produk tersebut belum dipasarkan ke daerah lain, hanya sama relasi-relasi atau kenalan-kenalan para pengurus karang taruna saja. "Kita belum memasarkan ke luar, karena kan modalnya juga hanya mengandalkan DP dari yang mesan jadi keteteran," ujarnya.

sebenarnya, lanjut Adi, produk tersebut sudah pernah mendapatkan juara 1 tingkat kabupaten dalam perlombaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan juara 2 di tingkat provinsi. "Kita bekerjasama dengan PKBM, jadi hanya produknya saja yang dikompetisikan, soalnya tidak ada kompetisi karang taruna," ujarnya.

Masih dikatakan Adi, selain pernah bekerja sama pada saat lomba, pihaknya juga bermitra dengan PKBM Tim Suara Masyarakat Dawuan (TSMD) Tengah untuk membina pelajar dalam produksi kursi yang berbahan baku dari limbah drum pabrik. "Saya ingin masyarakat itu tahu bahwa sebenarnya karang taruna itu adalah mitra pemerintah yang seharusnya turut serta dalam hal pembangunan, khususnya di kalangan pemuda. Kami tidak ingin bahwa karang taruna itu dicap sebagai golongan orang yang suka minta jatah, baik itu jatah uang, atau jatah tenaga kerja. Kami disini tidak kearah sana, bahkan untuk urusan koordinasi-koordinasi kami serahkan sama orang pemerintahan," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template