Jemaah Haji Tiduran di Aula Pemda, Tiba Sore, Berangkat Tengah Malam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jemaah Haji Tiduran di Aula Pemda, Tiba Sore, Berangkat Tengah Malam

Jemaah Haji Tiduran di Aula Pemda, Tiba Sore, Berangkat Tengah Malam

Written By Admin Raka on Senin, 23 Juli 2018 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Menunggu cukup lama di Aula Husni Hamid sebelum pemberangkatan ke asrama haji Bekasi, para jemaah haji terlihat kelelahan, Sabtu (21/7) malam.

Mereka pun lebih memilih tiduran di atas karpet. Begitu pun dengan anggota keluarga, tetangga, kolega yang mengantar calon haji, lebih memilih duluan karena terlalu lama menunggu. Zaenal Abidin (55) warga Cilebar yang berangkat ke Tanah Suci bersama istrinya, Khodijah, mengaku berangkat dari rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Dia diantar keluarganya baru sampai ke perkantoran Pemerintah Kabupaten Karawang sekitar pukul 18.00 WIB. "Saya berangkat (ke asrama haji Bekasi) pukul 12 malam. Kalau malam-malam berangkatnya saya takut, jadi lebih memilih berangkat dari rumah sore," ungkapnya kepada Radar Karawang.

Ia melanjutkan, meski harus menunggu pemberangkatan cukup lama, Zaenal mengaku senang karena akhirnya bisa menunaikan rukun Islam kelima. "Saya dengan istri sangat bahagia bisa berangkat ke Tanah Suci," tuturnya.

Zaenal adalah satu dari 404 jemaah haji kloter 18 yang masuk gelombang pertama pemberangkatan ke Tanah Suci. Mereka diberangkatkan ke asrama haji Bekasi pukul 00.55, Minggu (22/7) setelah sebelumnya mengikuti acara pelepasan. Kemudian masuk ke asrama pukul 02.55 WIB, dan menuju Bandara Soekarno Hatta pukul 13.55 WIB. Setibanya di bandara, para calon haji itu harus menunggu take 0ff yang dijadwalkan pukul 20.55 WIB.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang Sopian mengatakan, pemberangkatan kloter 18 tidak mengalami kendala. Seluruh jemaah haji dalam keadaan sehat. "Jemaah paling muda di kloter ini adalah Asep Sobari S (21) dari Kecamatan Tirtajaya, dan yang tertua Ane Rasam Samsurin (78) dari Kecamatan Rawamerta," katanya.

Ia melanjutkan, baru tahun ini ada ciri khas jemaah haji Karawang. Yaitu menggunakan syal bertuliskan Karawang. "Jadi tidak lagi menggunakan syal dari KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji). Di Jawa Barat, mungkin hanya jemaah haji asal Karawang yang punya syal khusus. Ini simbol kekompakan dan keberkahan," ungkapnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template