Jalan Menuju Candi Jiwa Dibikin Lebar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Menuju Candi Jiwa Dibikin Lebar

Jalan Menuju Candi Jiwa Dibikin Lebar

Written By Mang Raka on Selasa, 03 Juli 2018 | 16.20.00

BATUJAYA, RAKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang telah membebaskan lahan sekitar 1 hektare untuk mempermudah akses ke komplek Candi Jiwa Batujaya. Nantinya, jalan tersebut akan langsung menghubungkan Museum Candi Jiwa dan kompleks percandian Candi Jiwa.
Keberadaan Candi Jiwa tidak hanya menjadi situs sejarah, tapi juga sering dijadikan pusat kegiatan keagamaan seperti kegiatan Puja Bakti Waisak akhir pekan kemarin. Dalam kegiatan ini, Dirjen Binmas Budha Kementrian Agama RI, Organisasi Umat Budha, Kepala Kemenag, Ketua MUI serta FKUB Kab.Karawang. Untuk ketiga kalinya, perayaan Waisak digelar di Candi Blandongan, Kompleks Percandian Candi Jiwa, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya Karawang.
Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengungkapkan, perayaan ini merupakan Waisak ketiga yang digelar di kompleks percandian Candi Jiwa dan ke-11 kalinya digelar di Kabupaten Karawang. "Setiap tahun saya selalu hadir dalam merayakan Waisak. Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengucapkan selamat Hari Waisak," ujarnya.
Pemkab Karawang, lanjutnya, telah membebaskan seluas satu hektare tanah untuk memperlebar akses menuju kompleks percandian Candi Jiwa. Nantinya, jalan tersebut akan langsung menghubungkan Museum Candi Jiwa dan Kompleks Percandian Candi Jiwa. "Insya Allah nanti jalannya lebih lebar dan dipinggirnya ada taman-taman," tambahnya.
Tujuannya, selain untuk mempermudah akses dan mengembangkan destinasi wisata sejarah di kompleks percandian Candi Jiwa, juga agar perayaan Waisak tahun berikutnya lebih baik. "Perayaan yang mengangkat kearifan budaya lokal tentunya patut diapresiasi," katanya.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karawang H Sopyan mengatakan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karawang berupaya senantiasa menciptakan suasana kondusif. Oleh karenanya, dalam setiap perayaan pihaknya menyarankan FKUB untuk hadir. "Seperti kemaren Idul Fitri, umat beragama lain turut hadir. Begitu juga saat ini (perayaan Waisak), semua (umat) agama hadir," ungkapnya.
Bahkan, untuk mempererat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama, FKUB menggelar pertemuan rutin setiap dua bulan. "Pertemuan ini diawali saat bulan Ramadan kemarin," tambahnya. (asy)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template