Hmmm...Konflik Pasar Cikampek 1 tak Beres-beres - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hmmm...Konflik Pasar Cikampek 1 tak Beres-beres

Hmmm...Konflik Pasar Cikampek 1 tak Beres-beres

Written By Admin Raka on Selasa, 17 Juli 2018 | 14.00.00

CIKAMPEK, RAKA- Konflik pengelolaan Pasar Cikampek 1 hingga saat ini tak kunjung selesai. Dikabarkan, PT Celebes akan mengambil alih lagi pengelolaan pasar dari tangan PT Aditya Laksana Sejahtera (ALS). Hal ini membuat pedagang kembali resah.

Billy, ketua Ikatan Pedagang Pasar Cikampek Bersatu (IPPTU) mengatakan, ia mendengar kabar bahwa PT Celebes akan kembali merebut pengelolaan dari PT ALS. Hal itu karena PT celebes mendapat tagihan uang dari pihak pemerintah daerah untuk pendapatan daerah. Sejak dulu, perseteruan PT ALS dan PT Celebes memang belum selesai, memperebutkan pengeleloaan Pasar Cikampek 1. "Saya dengar kemarin itu PT Celebes akan masuk lagi untuk mengambil alih pengelolaan di sini, tapi alhamdulillah sampai hari ini kondisi di pasar aman terkendali," ujar Billy kepada Radar Karawang, Senin (16/7) kemarin.

Menurutnya, perebutan ini terus terjadi karena tidak ada ketegasan dan kejelasan dari Pemerintah Daerah Karawang. "Jika pemerintah daerah tegas, maka tidak akan ada perseteruan lagi," katanya.
Masih dikatakan Billy, dia selaku pedagang, merasa dirugikan dengan adanya konflik tersebut. Dirinya berharap, pemerintah segera mengambil sikap agar para pedagang tidak dikhawatirkan lagi dengan adanya konflik itu. "Sampai saat ini kami belum memiliki SHGB, bahkan beberapa pedagang lain ada yang belum mempunyai KWH sendiri, sehingga harus membayar uang listrik 5000 perhari," jelasnya.

Henny Hadade, Direktur Utama PT ALS mengatakan, pihaknya akan memberikan hak pengeleolaan Pasar Cikampek 1, jika PT Celebes mau membayar uang sebesar Rp18 miliar kepada PT ALS, Karena pasar ini dibangun dari nol oleh PT ALS tanpa ada uang dari pihak lain. Dulu sempat ia memberikan pengelolaan sama PT Celebes, bahkan selama 21 bulan PT Celebes sudah mengelolanya, tapi karena hanya membayar 1,8 miliar maka pihaknya mengambil kembali hak pengelolaan itu. "Karena PT Celebes hanya membayar 1,8 miliar maka saya ambil kembali pengelolaannya," ujar Henny saat ditemui di kantornya.

Di tempat yang sama, Heriawan Hadade, juga menyampaikan, jika benar PT Celebes akan mengambil alih pengelolaan pasar, maka tempuh saja melalui prosedur hukum. "Kabarnya hari ini mereka akan datang, tapi sampai sekarang tidak ada," kata saudara Henny Hadade ini.

Sambung heriawan, jika benar mereka akan mengambil alih, atas dasar apa mereka akan mengambil ini. Jika mereka datang dengan untuk mengambil paksa secara anarkis maka itu itu urusannya dengan pihak kepolisian. "Negara ini negara hukum, maka mari selesaikan secara hukum," pungkasnya.
Sementara itu, ketika Radar Karawang mendatangi kantor PT Celebes, pimpinan perusahaan tersebut tidak ada di tempat. (cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template