Guru Penilep Tabungan Belum Dibui - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Guru Penilep Tabungan Belum Dibui

Guru Penilep Tabungan Belum Dibui

Written By Admin Raka on Senin, 16 Juli 2018 | 12.15.00

RAWAMERTA, RAKA - Gara-gara uang tabungan tidak kunjung dibagikan, seorang guru SDN Kutawargi 2 berinisial MHD dilaporkan ke polisi oleh orang tua murid. Mereka kesal, karena berkali-kali dijanjikan uang anaknya bisa dinikmati sebelum lebaran.

Padahal, tabungan tersebut seharusnya dibagikan sejak 9 Juli 2018. Para orang tua yang telah melapor kepada pihak kepolisian mengaku pasrah, jika uang tabungan anaknya tidak bisa diterima, dengan syarat oknum guru tersebut bisa dipindahtugaskan dan segera diproses hukum.

Menurut salah satu warga Dusun Kutajaya, Desa Kutawargi, Kecamatan Rawamerta, Encip (52), tabungan siswa yang seharusnya dibagikan menjelang libur sekolah tersebut, hingga saat ini belum juga diterima orang tua siswa. Padahal, setelah membuka laporan kepada pihak kepolisian, warga masih menunggu hingga uang tabungan tersebut dapat dibagikan. “Memang kami sudah melapor, tapi kalau ada itikad baik secara kekeluargaan kan bisa kita selesaikan. Ini mah gak ada sampai sekarang,” katanya kepada Radar Karawang, kemarin.

Ia melanjutkan, kelakuan oknum guru tersebut sudah tidak bisa dibiarkan, karena banyak orang tua siswa yang dirugikan. “Dari awal janji-janji terus, mau gadein mobil dulu lah, inilah, itulah. Kalau memang beritikad baik, kenapa tidak dari awal diselesaikan,” tegasnya.


Hal serupa dikatakan Khoer (32), orang tua siswa lainnya. Menurutnya sejak bulan Ramadan menanti pembagian uang tabungan, untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Namun, yang ditunggu-tunggu pun tidak muncul. “Kita mah ngarep buat lebaran, eh malah sampai saat ini gak ada,” keluhnya.


Dirinya pun mengaku rela uang tabungan anaknya hilang jika oknum guru tersebut bisa diproses hukum. “Tanggung sudah lenyap, sekalian aja proses hukum,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Rawamerta AKP Agus Setiawan mengatakan, kasus tersebut akan tetap diproses, pasalnya sejak bulan Ramadan warga Desa Kutawargi berbondong-bondong melaporkan kejadian tersebut ke kantor polsek. “Kasus tetap diproses,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, MHD masih sulit ditemui. Didatangi ke SDN Kutawargi 2 masih sepi karena kegiatan belajar mengajar baru aktif hari ini. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template