Gelombang Pasang Masih Mengancam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gelombang Pasang Masih Mengancam

Gelombang Pasang Masih Mengancam

Written By Admin Raka on Senin, 30 Juli 2018 | 12.30.00

CIBUAYA, RAKA - Gelombang pasang menjadi salah satu ancaman yang paling ditakuti warga pesisir. Karena rumah warga jaraknya hanya beberapa meter saja dengan bibir pantai.

Untuk menghindarinya, selain turap penahan gelombang yang telah disediakan oleh pemerintah, warga juga diimbau agar menanam dan merawat tanaman mangrove. Namun, kendalanya adalah t
anaman mangrove tidak akan bisa tumbuh di pasir, perlu sedikit unsur tanah agar tanaman dapat berkembang dan bertahan hidup. Meskipun tak bisa ditanam di tepian pantai, warga bisa menanam mangrove tak jauh dari halaman rumah.

"Kalau rumah warga kan kebanyakan tidak di atas pasir, ada tanah-tanahnya gitu. Bisa lah pagar rumah mereka diganti dengan tanaman mangrove. Khususnya bagi mereka yang rumahnya tak jauh dari pantai," ujar tokoh masyarakat Desa Cemarajaya, Daun (52) kepada Radar Karawang.

Ia melanjutkan, kesadaran menanam mangrove menjadi kendala saat ini. Karena seharusnya tidak hanya meminta perhatian pemerintah saja, persoalan ini juga bisa ditanggulangi dengan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan. "Segala apapun butuh kesadaran dalam diri masyarakatnya, apalagi masalah lingkungan," terangnya.

Seorang pengunjung pantai Pisangan, Desa Cemarajaya, Yayan (29) mengatakan, bencana alam memang sulit diduga kedatangannya. Namun bukan tidak bisa dicegah, apalagi menurut pandangan awamnya dengan melihat posisi pantai seperti ini, dapat dipastikan ancaman warga pesisir tidak jauh dengan gelombang pasang. "Jika saja warganya lebih aktif menanam mangrove, mungkin ketergantungan kepada pemerintah tak akan terlalu besar," katanya.

Dirinya mengaku sempat kaget dengan keadaan pantai Pisangan yang dulu banyak dikunjungi karena panorama alamnya, saat ini seperti sisa bencana besar. "Padahal dulu pantai ini yang pertama tenar di Karawang selain Tanjungbaru-Tempuran, dan Pantai Pakis-Pakisjaya. Tapi sekarang parah banget keadaannya," ucapnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah maupun masyarakat setempat, agar memperhatikan sisa bencana gelombang pasang ini dan menjadikannya sebuah contoh untuk masyarakat agar lebih aktif mengelola lingkungan. "Kita sama-sama jaga agar destinasi laut Karawang dapat kembali berkembang. Khsususnya dengan menyediakan dan menanam mangrove di tepian-tepian pantai, atau dekat rumah," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template