Gagal Meraih Bambu Agus Lenyap di Irigasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gagal Meraih Bambu Agus Lenyap di Irigasi

Gagal Meraih Bambu Agus Lenyap di Irigasi

Written By Admin Raka on Senin, 16 Juli 2018 | 17.30.00

KARAWANG, RAKA - Nahas sekali nasib yang menimpa Agus Setiawan (28) penjual es kuwut di pinggir irigasi johar KW-5 ini. Dia sempat minta tolong tetapi gagal meraih kabel dan bambu yang disodorkan hingga akhirnya tubuhnya hilang ditelan derasnya arus irigasi, Sabtu (14/7) selepas magrib. Menyedihkannya, hingga Minggu (15/7) malam tubuhnya tak kunjung ditemui, padahal tim sar sudah melakukan pencarian sejak sabtu malam.

Korban sebelumnya dikenal sebagai warga asal Bandung yang bermukim di Kampung Sukamanah RT 01 RW 22, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Sebelum menghilang ke dalam irigasi dia sempat terlihat akan mencuci tangan di pinggir irigasi. Namun dia terpeleset dan terjatuh ke irigasi sekitar pukul 18.00 Wib. Agus sempat berusaha menyelamatkan diri.

Sementara Alip warga setempat yang saat itu menyaksikan Agus terpleset berusaha menolong dengan melemparkan tali kabel. Namun Agus gagal meraih demikian batang bambu yang disodorkan juga gagal diraihnya. Agus masih sempat berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya tubuhnya menghilang ke dalam irigasi. "Korban kurang berhati-hati jadi kepeleset, sempat ditolong pakai bambu, tapi langsung hilang dan hanyut, sampai sekarang masih dalam pencarian," ucap Lurah Karawang Wetan Dedi Supardi disela-sela upaya pencarian korban yang dilakukan Tim Basarnas. 

Komandan Tim Basarnas Jawa Barat yang ikut melakukan pencarian Andri Nardianto menyampaikan korban terakhir terlihat dengan ciri-ciri berbaju merah hitam, celana jeans panjang. "Teknis pencarian kita menggunakan 3 perahu karet denga jumlah personel 1 unit, dimulai dari KW 5, KW 6 dan KW 7 dengan maksimal 5 orang menyisir irigasi," katanya.

Dengan tiga perahu, terang Andri target pihaknya pencarian akan dilakukan sampai kepada wilayah Rengasdengklok. "Kita terus Stanbay, selain tim perahu karet melakukan pencarian kita susur juga melalui tim darat," kata Andri seraya menyebutkan jika pada malam hari pasukannya hanya diperbolehkan melakukan penyisiran melalui darat sesuai dengan SOP.

Andri menghimbau masyarakat yang tidak bisa berenang agar jangan terlalu dibiasakan main dipinggir kali. "Korban tidak bisa berenang, kita minta warga jangan ada kegiatan dipinggir irigasi," katanya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template