Enam Bulan, 23 Bocah Dicabuli - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Enam Bulan, 23 Bocah Dicabuli

Enam Bulan, 23 Bocah Dicabuli

Written By Admin Raka on Rabu, 11 Juli 2018 | 12.00.00


KARAWANG, RAKA - Kabupaten Karawang masih menjadi daerah yang belum ramah anak. Selain rawan persekusi, juga rentan kejahatan seksual. Dalam satu semester saja, tercatat 23 kasus pencabulan terjadi di Kota Pangkal Perjuangan.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang Ipda Herwit Yuanita mengatakan, kasus pencabulan yang terjadi di Karawang harus jadi perhatian bersama para orang tua. Terutama bagi yang memiliki anak SMP dan SMA sederajat. "Jumlah kasus persetubuhan sampai saat ini mencapai 23 kasus. Korbannya anak-anak yang berada di tingkat SMP dan SMA," ujar Herwit kepada Radar Karawang di ruang kerjanya, Selasa (10/7) kemarin.

Ia melanjutkan, kasus yang ditangani kepolisian Karawang diantaranya diakibatkan pergaulan yang dipengaruhi minuman keras atau karena suka sama suka. Rata-rata korban merupakan anak-anak. "Pengawasan orangtua intinya. Jangan sampai membiarkan anak keluar malam. Setelah izin kemudian tanpa ada pengawasan, karena biasanya berbohong janjian main, tahunya malah pacaran," katanya.

Sedangkan korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar, kata Herwit, jumlahnya bisa dihitung oleh jari. "Udah kenal pacaran (anak SMP dan SMA). Pacarannya sampai hubungan seperti itu. Dan bisanya baru diketahui orangtua, baru lapor setelah kejadian," ujarnya.

Sedangkan daerah yang rawan pencabulan biasanya di pedesaan. Pengawasan orang tua juga lemah. Hingga para pelaku leluasa melakukan aksinya. "Wilayah kota sangat jarang, bahkan tidak ada. Dan biasanya di pedesaan seperti Cilebar, daerah Rawamerta. Di daerah pinggiran intinya," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template