Disayangkan, Pengunjung RSUD Karawang Tidak Tahu Ada Larangan Merokok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Disayangkan, Pengunjung RSUD Karawang Tidak Tahu Ada Larangan Merokok

Disayangkan, Pengunjung RSUD Karawang Tidak Tahu Ada Larangan Merokok

Written By Admin Raka on Minggu, 08 Juli 2018 | 17.30.00

TELUKJAMBE, RAKA - Upaya sudah dilakukan bahkan hingga membentuk satgas rokok yang rutin partroli keliling rumah sakit namun masih saja ada yang nekad merokok di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Selain dapat memperburuk kesehatan pasien kesehatan pengunjung juga terancam akibat akibat merokok tersebut. Cuma yang jadi persoalan, ternyata tidak semua pengunjung mengetahui larangan merokok di RSUD.

Seperti diakui Mardi (38) warga Kecamatan Kotabaru, dia tidak tahu kalau di rumah sakit di larang merokok termasuk keberadaan satgas Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dia juga tidak mengetahui. Apalagi tentang Perda Rokok yang dapat menjeratnya dengan pidana dan denda uang. “Saya tidak tahu pak, saya pikir di belakang boleh untuk merokok, ya saya merokok kan tidak dalam ruangan hanya di tempat duduk ini saja,” ucap Mardi, Jumat (6/7).

Meski Perda Kawasan Tertib Rokok Kabupaten Karawang masih dalam evaluasi,  tetapi perda ini program Prolegda 2014 lalu yang pertama kali dibahas Pemerintah Daerah bersama DPR RI. Dalam Perda itu, perokok yang kedapatan merokok di sembarangan tempat dapat dikenakan pidana kurungan dan denda uang.

Kabid Hukmas dan Promkes RSUD H. Ruhimin SH menjelaskan, Perda Kawasan Tertib Rokok itu memang belum disahkan karena masih dalam proses evaluasi. Meski demikian, dilingkungan rumah sakit, sepantasnya tidak boleh merokok. “Kalau sudah bernomor Perda itu kita bisa melakukan sosialisasi dan kalau juga dilanggar maka bisa ditindak oleh Satpol PP atau ditindak petugas penjaga rumah sakit ini,” terang Ruhimin.

Mengenai kebiasaan merokok yang dilaklukan pengunjung dan keluarga pasien, Ruhimin mengaku sudah pernah ditegur perawat dan pegawai rumah sakit. Terkadang, pihak keluarga itupun kadang seperti tidak menerima adanya teguran perihal larangan merokok. Padahal sudah jelas dibeberapa titik rumah sakit pemberitahuan melalui banner dilarang merokok dipasang di beberapa lokasi agar mereka tidak merokok dilingkungan rumah sakit.

“Kita rasanya sudah maksimal melakukan upaya pelarangan, bahkan satgas pun kita adakan agar ada efek jera dengan adanya teguran namun masih saja ada yang merokok. Mereka rata-rata keluarga atau penjenguk pasien, mungkin kita akan ambil tindakan serius jika hal itu masih tetap saja terjadi seperti pengusiran paksa dari lingkungan rumah sakit," tegasnya.

Ia pun mengaku, untuk dilakukan pelarangan semua elemen yang ada di rumah sakit agar bisa ikut menegur jika ada dan kedapatan warga yang tengah merokok. Bahkan dirinya pun menegaskan agar jangan segan - segan melakukan penegasan di lapangan agar lingkungan rumah sakit terbebas dari asap rokok. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template