Dibantu Pertamina, Sedari Berkembang Pesat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dibantu Pertamina, Sedari Berkembang Pesat

Dibantu Pertamina, Sedari Berkembang Pesat

Written By Admin Raka on Rabu, 18 Juli 2018 | 17.00.00

CIBUAYA, RAKA - Perkembangan Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya nampaknya harus menjadi contoh bagi desa lain. Pembangunan di desa tersebut cukup berkembang pesat setelah adanya perhatian dari pihak swasta dalam hal ini pertamina.

Padahal, dulu desa tersebut merupakan desa tertinggal yang aksesnya saja sulit untuk dijangkau. Belum lagi adanya abrasi yang membuat warga semakin menderita. Namun setelah adanya perhatian dari Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) membuat desa tersebut bisa bangkit bahkan bisa meninggalkan desa lain secara pembangunan.

Kini Sedari menjadi desa wisata dimana setiap warga yang ingin melihat keindahan pantai di pesisir Karawang maka Sedari menjadi referensi utama. "Dulu mah jadi daerah tertinggal, sekarang banyak pengunjung, terutama wisatawan," ujar Imron Rosadi, warga Pedes yang sering bolak-balik ke Sedari.

Imron yang mengaku banyak keluarga di Desa Sedari mengaku mengetahui betul bagaimana perubahan Sedari. Untuk jalan banyak dibantu pertamina, kemudian ada hutan mangrove dan sarana air bersih. "Harusnya ini menjadi contoh untuk desa lain dan untuk perusahaan lain," ujarnya.
Karena, sebenarnya dalam hal pembangunan bukan hanya kewajiban pemerintah saja, pihak swasta juga memiliki kewajiban untuk membantu meningkatkan pembangunan di daerah tempat perusahaan tersebut beroperasi. "Kalau pertamina bisa, perusahaan lain juga pasti bisa. Tinggal caranya diduplikasi aja," ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Karawang memiliki potensi yang luar biasa, karena memiliki pantai, dataran rendah dan gunung. Dengan demikian, Karawang memiliki potensi yang daerah lain tidak memiliki. "Sedari hanya satu contoh kasus yang tadinya jadi daerah tertingal kini menjadi tempat wisata. Roda perekonomian masyarakat otomatis meningkat," ujarnya.

Iwan Polim, Ketua Komite Pengembangan Masyarakat Desa pernah menyampaikan, kondisi Sedari sebelum 2014 cukup memprihatinkan, selain abrasi, warga juga kesulitan untuk mendapatkan air bersih. "Untuk dapat air bersih harus naik perahu dulu ke depan, karena jalannya jelek, apalagi pas musim hujan. Atau terpaksa mengandalkan air hujan untuk MCK," ujarnya.

Kondisi itu yang melatar belakangi kenapa pihak Pertamina membuat depot air bersih. Setelah depot air bersih itu selesai dibangun, pengelolaan diserahkan kepada pemerintahan desa dalam hal ini Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). "Airnya dijual ke warga, warga jadi gak bingung cari air bersih," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template