Di Interchange Karawang Barat Menyalib diri Kanan Taruhannya Nyawa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Di Interchange Karawang Barat Menyalib diri Kanan Taruhannya Nyawa

Di Interchange Karawang Barat Menyalib diri Kanan Taruhannya Nyawa

Written By Admin Raka on Sabtu, 28 Juli 2018 | 14.00.00

TELUKJAMBEBARAT, RAKA - Dinas Perhubungan berencana mengerahkan petugasnya untuk menertibkan aksi mangkal liar truk tronton di sepanjang Jalan Interchange Karawan Barat, tidak jauh dari perumahan Karaba, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe timur. Tindakan itu ditempuh, selain berpotensi kemacetan keberadaan truk-truk tersebut rawan mengakibatkan kecelakaan.

"Saya akan menerjunkan satuan petugas untuk mengantisipasi hal itu," ucap Arif, Jumat (27/7) kepada Radar Karawang via pesan singkat. Arief ditanya soal keluhan masyarakat terhadap penggunakan bagian kanan kiri bahu Jalan Intercahange Karawang Barat untuk tempat mangkal truk dan tronton. Namun ketika didesak apakah akan dilakukan penggembosan ban dengan cara dicabut pentil bannya, sebagai tindakan tegas yang memungkinkan dilakukan, Arief dengan tegas menjawab akan menggembosinya.

Berdasarkan data lapangan, sejumlah kendaraan berat jenis truk dan tronton terparkir di pinggir Jalan Interchange Karawang Barat, tidak jauh dari gerbang masuk Perumahaan Karaba. Bahkan karena banyaknya yang parkir bahu yang dipergunakan bisa mencapai ratusan meter. Sialnya truk-truk itupun tidak hanya menggunakan sebelah jalan melainkan kanan kiri jalan.

Praktis akibat penggunaan kanan kiri bahu jalan lebaran badan jalan pun mengalami penyempitan. Padahal kendaraan yang melintas di ruas tersebut juga jenis kendaraan besar dan lebar. Sehingga kendaraan kecil seperti motor atau mobil yang ketika itu melintas seringkali harus bertaruh nyawa karena mengambil jalan kendaraan yang melintas dari arah depan.

Kondisi terparah akibat penyempitan badan jalan terjadi saat jam-jam padat kendaraan pagi dan sore. Sayangnya, hingga saat ini belum ada tindakan dari Dinas Perhubungan maupun institusi terkait mengenai itu. "Sebenarnya kendaraan kecil kan bisa menggunakan jalan kiri untuk lalulalang, tetapi karena truk banyak yang parkir jadi susah kami pengguna motor melintasi jalan itu," tandas Wanha (40), warga Telukjambe Barat. Malah, lanjut Wanha, kadang mesti antre seperti mobil hanya untuk bisa melintasi sepanjang area tempat mangkal truk.

Hal yang sama diungkapkan Nurmantyo (27) pengendara motor, kadang untuk bisa sampai tepat waktu dirinya harus menyalip kendaraan di depannya. Padahal hal itu amat berbahaya untuk dilakukan karena rawan kecelakaan. "Kalau Senin otomatis kendaraan roda dua susah nyalip dari arah kiri dan mesti nyalip dari arah kanan seperti mobil saja. Seharusnya pilihan kami menggunakan motor jalur kiri lah yang mesti aman," tandas Nurmantyo.

Sementara Aisyah (30) pemilik warung di pinggir jalan Interchange Karaba mengatakan  truk atau bus memang sudah biasa parkir di bahu jalan. Hal itu terjadi karena selama ini tidak ada larangan parkirnya. Jadi pilihan mereka sekalian istirahat sebelum masuk ke tol Karawang Barat. "Yang saya tahu sih para sopir banyak bilang karena tidak ada marka larangan berhenti bagi kendaraan makanya sekalian banyak yang menumpang istirahat di warung-warung sekalian istirahat," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template