Di Desa Paling Banyak Urus Akta Kelahiran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Di Desa Paling Banyak Urus Akta Kelahiran

Di Desa Paling Banyak Urus Akta Kelahiran

Written By Admin Raka on Selasa, 24 Juli 2018 | 17.30.00

KARAWANG, RAKA - Tahap ke dua pelayanan sambang desa yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) bulan ini, hanya tersisa enam kali pertemuan. Untuk itu masyarakat diminta supaya aktif memanfaatkan pelayanan yang sudah efektif itu.

Kasi Pencatatan Perkawinan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Machmud menyampaikan itu kepada Radar Karawang, senin (23/7). "Sambang desa ini merupakan tahap kedua pelayanan Disdukcatpil untuk memfasilitasi warga membuat dokumen kependudukan. Karenanya, bagi warga yang belum sempat mengurus administrasi kependudukan supaya bisa memanfaatkan tahapan ini," ucap Machmud.

Machmud mengatakan itu sesaat sebelum bergerak ke Desa Cikendal, Kecamatan Cilebar yang menjadi lokasi pelayanan Sambang Desa. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dari Disdukcatpil kesetiap Desa itu, sebut Machmud dimulai dari pembuatan pencetakan Kartu Keluarga (KK), surat keterangan (Suket), perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektrik dan akta kelahiran.

Dari semua jenis pelayanan tersebut, terang Machmud, untuk pemohon pembuatan akta kelahiran sampai sekarang masih banyak yang memohonkan. Selain pemohon pembuatan kartu keluarga. "Sampai sekarang kita masih banyak melayani warga yang membuat akta kelahiran. Biasanya itu terjadi hampir merata di desa-desa selain pembuatan kartu keluarga," ucap Mahchmud. 

Selain pelayanan akta kelahiran yang ada di bidang Pencatatan sipil yaitu mengenai pencatatan akta nikah bagi yang beragama non Islam, namun jika ada masyarakat yang akan melakukan hal tersebut diminta langsung untuk datang ke kantor Disdukcatil. "Pelayanan kita banyak bukan hanya saja akta, pencatatan pernikahan bagi non islam juga kita lakukan, namun itu dilaksanakan di kantor atau tempat ibadah seperti gereja atu lainnya," kata Machmud.

Di Kabupaten Karawang sendiri saat ini, kata machmud,  sudah tercatat warga yang non islam itu telah melaksanakan pendokumenan pernikahannya di Kantor atau luar kantor. "Yang nikah sampai saat ini yang non Islam sebanyak 130 pasangan," ucapnya, seraya menyampaikan jika selain pernikahan juga saat perceraian bagi agama selain islam wajib hukumnya untuk membuat perceraian dan itu dilakukan Di kantor Disdukcatpil. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template