DAS di Karangligar Jorok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » DAS di Karangligar Jorok

DAS di Karangligar Jorok

Written By Admin Raka on Rabu, 11 Juli 2018 | 13.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Daerah Aliran Sungai (DAS) yang melintasi Kampung Pangasinan, Desa Karangligar jorok. Bermacam sampah bertaburan di permukaan air. Bahkan saking lamanya sampah itu menumpuk hingga menebar aroma tidak sedap dari aliran sungai tersebut.

Hal itu terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk bijak tidak membuang sampah ke sungai. Padahal pemerintah melalui Perum Jasa Tirta (PJT II) sudah membuat papan informasi agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah di sungai.

"Kami sudah memberikan plang agar jangan ada lagi warga yang buang sampah di sungai, tapi masih saja sampah menggenangi saluran sungai tersier. Padahal sudah jelas sampah yang dibuang ke saluran itu selalu membuat aliran air tersendat. Sehingga berpotensi mengakibatkan banjir ketika turun hujan deras," ucap Kepala PJT II Tarum Barat Wilayah IV Ir. Mulyana ditemui di kantornya, di Jalan utama Telukjambe, Selasa (10/7).

Dia mengatakan saat ini tengah dilakukan revitalisasi pinggiran aliran sungai Tarum Barat agar aman dengan meninggikan bahu sungai supaya warga terbebas dari banjir. Untuk plot awal akan dilakukan disepanjang 300 meter ke arah perbatasan sungai tersier. Namun berbeda dengan apa yang diutarakan warga sekitar seperti Watim (33). Dia mengaku sampah itu bukan hasil buangan warga sekitar melainkan sampah yang terbawa dari arah hulu, seperti Pangasinan depan.

Sebab, selama ini justru warga sekitar bantaran aliran sungai itu malah amat menjaga kebersihan sungai, karena mereka jika buang sampah ke sungai yang rugi mereka sendiri. "Menurut saya bukan dari sini sampahnya, yang jelas kami warga menjaga agar tidak membuang sampah di sungai. Kalau kami buang sampah di sungai sama juga membuat kami merendam rumah kami sendiri," tukasnya.

Sementara Endi (40) pemilik kolam ikan yang juga warga sekitar mengatakan dia sengaja membuat pagar agar sampah dari aliran sungai bisa terjaring sehingga tidak sampai ke sawah dan rumah warga ketika banjir. "Jadinya menumpuk disini pak, kalau saya bisa dan ada waktu maka sampah saya angkatin dan saya pindahkan ke pinggiran sungai, lalu kalau kering saya bakar," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template