Dapil 6 jadi Dapil Neraka, Ini Penyebabnya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dapil 6 jadi Dapil Neraka, Ini Penyebabnya

Dapil 6 jadi Dapil Neraka, Ini Penyebabnya

Written By Admin Raka on Selasa, 31 Juli 2018 | 18.15.00

KLARI, RAKA - Persaingan calon legislatif (Caleg) di daerah pemilihan (Dapil) 6 Karawang dipastikan sengit. Pasalnya adanya penambahan kuota kursi dan penambahan wilayah pemilihan membuat para calon petahana semakin banyak di dapil tersebut.

Dapil yang sebelumnya meliputi Kecamatan Purwasari, Klari, Majalaya dan Ciampel itu kini ditambah satu kecamatan lagi menjadi yaitu Kecamatan Karawang Timur. Untuk jumlah kursi sendiri, yang tadinya 7 kursi kini menjadi 10 kursi. Semua dewan petahana kembali mencalonkan diri kecuali Budiwanto dari PKS yang mencalonkan dewan provinsi. Caleg petahana dapil 6 itu adalah Nyi Sekar Arum (PDIP), Toto Suripto (PDIP), Saefudin Permana (Golkar), Ajang Supandi (Gerindra), Suci Nurwinda (Demokrat), H Asep Dasuki SE (dulu PPP sekarang PKB), Endang Sodikin (Gerindra), Dedi Rustandi (PPP) ditambah dua mantan anggota dewan yaitu Nanda (PKS) dan Muhtar (Demokrat) yang juga kembali ikut mencalonkan diri pada pileg 2019 mendatang.

"Secara data dapil 6 memang pileg nanti bisa disebut sebagai dapil neraka," ujar Anggota DPRD Karawang yang merupakan politisi PPP, Dedi Rustandi, kepada Radar Karawang, Senin (30/7).
Ia menilai kondisi itu merupakan dinamisasi politik yang sangat luar biasa khususnya bagi warga dapil 6. "Jadi masyarakat lebih punya banyak pilihan untuk menyalurkan aspirasinya. Dan kita optimis PPP di dapil 6 tetap bisa meraih kursi," ujar Dedi yang sebelumnya terpilih dari dapil 1 Karawang.

Sementara anggota dewan lainnya Saepudin Permana menyampaikan, ada 16 partai politik yang akan kontes dalam pileg mendatang. Dengan demikian jumlah dewan yang maju di dapil 6 lebih banyak jika dibandingkan pileg 2014 lalu. "Dewan petahana tidak menjadi jaminan menang. Itu mah kembali pada masyarakat," ujar dewan yang berangkat dari Partai Golkar itu.

Endang Sodikin, anggota dewan yang tahun 2014 lalu terpilih dari dapil 1, di tahun 2019 mendatang juga akan pindah ke dapil 6. Mengaku sudah mulai turun ke tengah-tengah masyarakat untuk bisa kembali menjadi anggota DPRD Karawang. "Allah yang jamin (untuk menang)" kata Endang yang merupakan politisi Gerindra.

Yusuf Nurwenda, pendatang baru yang ikut meramaikan pencalonan legislatif melalui dapil 6 melalui partai NasDem mengaku, akan berjuang untuk bisa menjadi wakil rakyat pada 2019 mendatang. Pasalnya, ia mengaku merasa selama ini banyak suara rakyat yang tidak tersampaikan bahkan tidak diperhatikan. "Melihat kondisi politik saat ini, tidak ada pilihan lain kecuali menyuarakan suara rakyat dari dalam parlemen, karena kalo hanya jadi parlemen jalanan tetap saja tidak didengar," kata Uus sapaan akrab Yusuf Nurwenda yang merupakan ketua Apdesi 1 di Karawang. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template