Biaya Gedung Pemda II Tidak Diajukan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Biaya Gedung Pemda II Tidak Diajukan

Biaya Gedung Pemda II Tidak Diajukan

Written By Admin Raka on Rabu, 25 Juli 2018 | 16.15.00

KARAWANG, RAKA - Gara-gara tidak adanya pengajuan anggaran pembangunan Gedung Pemda II ke tingkat provinsi pemerintah daerah terpaksa mengeluarkan biaya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang nantinya akan direalisasi pada Anggaran Perubahan.

Selain Gedung Pemda II tiga proyek lain yang juga tidak diajukan saat evaluasi masing-masing pembangunan Gedung Dewan Perkawilan Rakyat dan Dinas Perikanan, disamping proyek Jembatan Rengasdengklok yang sebelumnya disebut-sebut bakal digarap tahun ini. "Yang nunggak itu bukan Pemda II saja tetapi juga jembatan rengasdengklok, gedung perikanan dan gedung dewan," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Acep Jamhuri, selasa (24/7).

Namun Acep menambahkan, sebetulnya bukan menunggak melainkan belum dibayarkan anggarannya. "Harusnya anggarannya itu pada saat evaluasi anggaran dimasukan ke provinsi
tetapi tidak ditambahkan. Sementara hasil evaluasi tidak boleh ada penambahan. Karenanya nantinya itu dibayarnya dianggaran perubahan," ujar Acep. Dia ditemui Radar Karawang di depan Brits Hotel Karawang usai mengikuti kegiatan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Masih dikatakan Acep, untuk memberikan pelayanan terutama soal pembangunan di Kabupaten Karawang itu tidak boleh dilakukan secara tidak sesuai aturan. "Ini masalah tertib administrasi saja, jadi administrasi pembayaran itu harus tertib," terangnya.

Saat disinggug soal Pemda II yang sebelumnya akan kambali lagi dibuatkan tower tambahan atas keinginan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Acep membenarkan hal itu. "Dalam siteplan awal sudah ada cuma harus beli tanah lagi, dan harga tanah disana itu cukup mahal disana itu mencapai Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta per meternya,"  terangnya.

Namun dengan tegas Acep menyampaikan jika Pemda akan beli tanah disana, namun atas kepentingan jalan yang harus lurus dari gedung ke jalan utama. "Kita beli sedikit  untuk luruskan jalannya, tapi belakang masih ada tanah yang belum dipakai. Penambahan gedung juga tidak berbentuk tower lagi tetapi akan menyesuaikan," terangnya seraya menyebutkan, jika Pemda II tahun ini harus sudah dipakai oleh Dishub, PRKP, BPMPTSP, dan BAPEDA. (apk) 
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template