Anak Sumatera dan NTT Nyantri di Tempuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anak Sumatera dan NTT Nyantri di Tempuran

Anak Sumatera dan NTT Nyantri di Tempuran

Written By Admin Raka on Kamis, 12 Juli 2018 | 18.55.00

TEMPURAN, RAKA - Lingkungan Pesantren Baitul Burhan di Dusun Jarakah, Desa Lemahduhur, Tempuran, nampaknya akan semakin ramai. Pasalnya, kemegahan masjid Jumairoh dan pendidikan yang modern, dinilai menjadi sebab banyaknya para santri baru mondok di pesantren tersebut.

Hingga saat ini tercatat calon santri baru yang mendaftar dari luar Karawang sudah mencapai 480 siswa, baik putra maupun putri yang sekaligus mengenyam pendidikan formal lainnya setingkat SMP dan SMA di Yayasan tersebut. "Sebanyak 18 ruangan pondok pesantren dua lantai sudah terisi santri baru, terutama kelas Ibtida 1 - 10 dengan jumlah santri baru sudah mencapai 480 orang," ucap Pengasuh Pesantren Baitul Burhan Ustad Ajang Syaeful Khiyar, Rabu (11/7).

Masih dikatakan Ustad Ajang, bahkan santri baru saat ini yang dari luar pulau seperti Sumatera dan Nusa Tenggara Timur. Pihak pesantren, sebut Ajang, jarang berikan promosi seperti sekolah pada umumnya, namun dari mulut kemulut dan mungkin hidayah Allah yang menggerakkan mereka datang ke Pondok untuk menuntut ilmu agama.

Lebih jauh Ajang menambahkan, dari total 480 santri itu, pihak pesantren membagi beberapa kelas, yaitu kelas pra ibtida 10 kelas, ibtida awal 2 kelas, ibtida sani 2 kelas, Jurumiah awal 2 kelas, jurumiah sani 2 kelas, imriti 1 kelas dan kelas alfiyah 1 kelas. Pemisahan dengan senior santri nanti diatur pihak pondok dan orientasi untuk membuat santri betah juga sudah disiapkan, seiring dengan mulainya pendidikan formal di SMP Islam Fathonul Burhan dan MA Fathonul Burhan.

Karenanya, kepercayaan orangtua pada pesantren Baitul Burhan saat ini, sangat diapresiasinya, itu mendandakan bahwa pendidikan agama sudah mulai banyak dilirik masyarakat, karena terbukti pendidikan pesantren bukan saja mampu mencetak lulusan cerdas dan intelektualnya bagus, tetapi juga Akhlakul Karimah juga terjaga dimanapun dan tempat manapun. "Kita sangat apresiasi pendidikan agama sebagai pilihan utama para orangtua, kepercayaan ini tidak boleh disia-siakan pihak pesantren," katanya.

Lebih jauh Ajang berharap, para santri senior yang sudah banyak pengalaman pengetahuan diminta untuk transfer ilmu dan pengalaman pada santri baru dan membuat santri baru betah beradaptasi di pesantren, selebihnya juga sebut Ajang, bisa mengabdi untuk sama-sama mengajar. Diharapkan, santri baru yang datang dari berbagai Kabupaten/Kota luar Karawang, bisa betah dan fokus mengkaji ilmu-ilmu agama lewat pengajaran formal dan non formal, pagi sekolah, sore dan malam pengajian kitab-kitab salaf dan hafalan. " Semoga santri senior dan pembina pesantren bisa membuat santri betah dan adaptasi bagi santri baru," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template