Anak SD Sering Jatuh Tersandung Lubang Jalan karena Gelap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anak SD Sering Jatuh Tersandung Lubang Jalan karena Gelap

Anak SD Sering Jatuh Tersandung Lubang Jalan karena Gelap

Written By Admin Raka on Rabu, 25 Juli 2018 | 14.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Jalan menuju perbatasan Desa Karangligar dan Mekarmulya, tepat di perlintasan Kampung Babakan Empang RT 01/01 dikeluhkan karena kondisi aspalnya yang sudah terkupas. Padahal jalan itu merupakan akses penting warga Telukjambe Barat melakukan aktifitasnya, terutama untuk sektor perekonomian.


Bahkan anak-anak sekolah di wilayah kampung itu kerap mengeluh terlambat sampai sekolah karena kondisi jalannya yang buruk dan sulit dilintasi. Pantauan Radar Karawang Selasa (24/7) jalan aspal dengan lebar 6 meter itu banyak yang terkelupas. Diperkirakan kerusakan mencapai hingga 100 meter. Kondisi jalan berlubang dan bergelombang. Kondisi jalan ini akan bertambah parah ketika musik hujan. Selain berlumpur juga penuh genangan air. Sementara musim kemarau jalannya berdebu. Paranya lagi, jalan inipun sulit dilintasi malam hari karena minim lampu penerang jalan umum.

Seperti dikatakan Wawa (45) warga Kampung Babakan Empang, perlintasan jalan menuju perbatasan Desa Karangligar dan Mekarmulya itu sudah lama rusak. Tetapi sampai sekarang tak kunjung diperbaiki, padahal jalur itu merupakan jalur penting perekonomian masyarakat disana. "Mestinya jalur itu mendapat perhatian serius Dinas Pekerjaan umum dan Penata Ruang (PUPR). Terlebih jalan ini merupakan ruas vital lalulintas menuju kawasan kota Karawang dan wilayah lainnya," ucapnya.

Hal senada diutarakan Deni (33) juga warga Kampung Babakan Empang, jalan itu selain rusak juga ketersediaan penerangan jalan umumnya juga tidak ada. Parahnya lagi kalau musim hujan banyak pengguna jalan yang mengalami kecelakaan. "Yang kasihan kalau anak-anak yang pulang sekolah sampe malam hari. Mereka sering mengeluh terjatuh karena tersandung lobang jalan akibat pandangan mata samar. Makanya, warga disini berharap jalan bisa secepatnya diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktifitas warga sekitar," katanya.

Kerusakan jalan yang cukup parah itu membuat pengendara ekstra hati-hati saat melintasinya. Seperti diungkapkan Septa (17) siswa SMK swasta di Kecamatan Telukjambe Barat. Banyaknya jalan rusak yang membuat warga dan pengendara tidak merasa nyaman. Termasuk dirinya terlebih ketika pulang sekolah ada tugas sampai pulang sore hari.

"Tepat di jalan itu pengendara kadang berebut jalan yang bagus, tidak mau jalan yang jelek dan akhirnya tabrakan. Disini cukup sering terjadi, apalagi kalau malam. Tapi kalau saya mending terobos saja jalan jeleknya, yang penting sampai rumah,” tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template