Anak Punk Bawa Miras, Satu Orang Bahkan Sedang Hamil! - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anak Punk Bawa Miras, Satu Orang Bahkan Sedang Hamil!

Anak Punk Bawa Miras, Satu Orang Bahkan Sedang Hamil!

Written By Admin Raka on Jumat, 06 Juli 2018 | 11.00.00

PURWAKARTA, RAKA- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta amankan 10 anak jalanan atau anak punk yang tengah berkerumun dan nongkrong di dua tempat berbeda, yakni di Ciganea dan Pasar Rebo Purwakarta, Kamis (4/7).

Komandan Regu (Danru) operasional Satpol PP Purwakarta Hendrik Hermawan, menjelaskan pihaknya telah berulang kali mengamankan anak-anak jalanan ini yang memang membuat warga resah dengan berbagai perilaku selama berada di Purwakarta. "Para anak jalanan ini rata-rata berusia 16 tahun, dan juga sebagian merupakan warga luar daerah yang sengaja datang atau melintas di Kabupaten Purwakarta ini. Usianya masih belasan tahun," ujarnya.

Ironinya, dari sepuluh anak punk yang diamankan Satpol PP Purwakarta, satu diantaranya dalam keadaan hamil. "Ada yang pasangan suami istri (pasutri). Istrinya sedang dalam keadaan hamil. Mereka berasal dari Bandung dan Garut," ujar Hendrik.

Menurutnya, kesepuluh remaja yang terdiri dari delapan pria dan dua wanita itu diamankan karena kedapatan memiliki dan diduga mengkonsumsi minuman keras. "Mereka terpaksa diamankan, karena khawatir melakukan tindakan kriminal, oleh karena itu petugas segera ambil tindakan membawa mereka ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Kita amankan di wilayah Pasar Rebo dan Ciganea," katanya.

Dari pengakuan mereka, lanjut Hendrik, kesepuluhnya habis nonton festival musik di Bekasi dan berniat pulang ke daerahnya masing-masing. "Saat diamankan mereka tengah mengkonsumsi minuman keras jenis ciu. Miras kita sita sebagai barang bukti. Setelah diberikan peringatan, mereka dipulangkan ke daerahnya masing-masing," kata Hendrik.

Usai dilakukan pemeriksaan dan pendataan, selanjutnya pihak Satpol PP langsung berkordinasi dengan Dinas Sosial setempat. Hendrik mengatakan, Satpol PP sejatinya hanya membantu dinas sosial (Dinsos) dalam upaya pengamanannya, karena yang mempunyai kewenangan adalah Dinsos Kabupaten Purwakarta. "Jadi begini kita kan hanya membantu dinas sosial menangkap mereka ini, itu nanti setelah kita lakukan penangkapan dan penanganan kita serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta untuk pembinaanya," ucap Hendrik, setelah melakukan pemeriksaan terhadap delapan anak punk tersebut.

Menurutnya, dengan ditangani dinsos, para anak punk ini diberikan pembinaan sesuai dengan anak-anak bermasalah lainnya. "Jadi pembinaan itu diberikan pada mereka yang kita amankan, baik gelandangan, pengemis, orang gila, yang minta- minta, kami serahkan ke dinsos," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template