Ada Pungli di TPSA Jalupang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ada Pungli di TPSA Jalupang

Ada Pungli di TPSA Jalupang

Written By Admin Raka on Kamis, 12 Juli 2018 | 18.52.00

Warga Kiarapayung Merasa Dirugikan

KLARI, RAKA - Warga Kiarapayung mengeluhkan banyaknya pungutan liar (pungli) yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Jalupang. Hal itu terungkap saat truk sampah yang membawa sampah hasil gotong royong warga akan membuang sampahnya ke TPSA Jalupang.
"Saya sukarela ngangkut sampah langsung ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Jalupang demi masyarakat disini," ujar Ketua RT 10 RW 4, Tajudin saat berbincang dengan Radar Karawang, Rabu (11/7).

Pasalnya, Tambah Tajudin, inisiatif warga ini untuk mengurangi polusi udara dan pencemaran oleh sampah. "Saya ngumpulin sampah subuh biar tidak terjadi pengendapan yang akan menimbulkan bau tidak sedap bagi warga," tambahnya di Kantor Desa Kiarapayung.

Sampah yang diambil setiap dua hari sekali di empat dusun itu sudah disediakan bak-bak khusus untuk masyarakat. "Pas udah sampai di Jalupang saya harus mengantre lama agar bisa membuang sampah," keluhnya.

YAng disayangkan, tambah Tajudin, saat di Jalupang banyak sekali pungutan liar (Pungli) dan mobil-mobil sampah yang akan membuang sampah ke Jalupang. Tajudin pun berharap agar pemerintah menertibkan mobil-mobil sampah yang mengantre dan memberantas pungli di TPSA Jalupang. "Ya saya berharap ada penertiban dan pemberantasan dari pemerintah karena saya dari pagi harus nunggu sampai siang," pungkasnya.

Kepala Desa Kiarapayung, Murdin menambahkan, karena warga Kiarapayung sudah terbentuk kekompakannya dalam membersihkan sampah lingkungan, maka dia berharap pemerintah mau membantu warga dengan memberikan transportasi sampah. "Warga Kiarapayung inisiatif mengadakan iuran untuk program kebersihan lingkungan. Semoga pemerintah bisa mendukung inisiatif warga disini," pungkasnya.

Nevi Fatimah, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang mengakui kabaer tersebut memang santer beredar di tengah masyarakat. Meski demikian dia memastikan anak buahnya tidak melakukan pungli. "Kabar tersebut memang beredar. Tapi Insyaallah gak ada. Kami akan lebih menertibkan lagi ke depannya," ujarnya. (cr1)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template