7 Ha Sawah di Wanajaya Kering Kerontang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 7 Ha Sawah di Wanajaya Kering Kerontang

7 Ha Sawah di Wanajaya Kering Kerontang

Written By Admin Raka on Sabtu, 14 Juli 2018 | 14.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Petani sawah tadah hujan di Kampung Karadak, Desa Wanajaya, Kecamaan Telukjambe Barat terpaksa menunda masa tanamnya menyusul musim kemarau yang melanda sejak tiga bulan terakhir.

Seperti diutarakan Janadi (43) kepada Radar Karawang, Jumat (13/7) dia bersama rekan sejawatnya menahan diri untuk tidak menanam padi selepas panen terakhir. Keputusan itu diambil akibat khawatir kekurangan pasokan air. "Sawah tadah hujan awah yang sistem pengairannya sangat mengandalkan curah hujan. Sawah ini hanya menghasilkan di musim hujam. Di musim kering petani membiarkannya karena tidak adanya pasokan air hujan," ucap Janadi.

Dikatakan Janadi, saat ini ada sekitar 7 hektare lahan pertanian di wilayah itu merupakan sawah tadah hujan dengan 12 orang petani. Petani sendiri sebetulnya tidak mau menyerah. Apalagi bertani merupakan satu-satunya penopang hidup mereka. "sebelumnya lahan pertanian disekitar sini pasokan airnya cukup baik. Akan tetapi entah kenapa sungai Ciawitamiang yang biasa memberikan pasokan air kini sudah tidak lagi mengalirkan air seperti dulu," ucapnya.

Dikatakan Janadi dirinya memang tahu persis kondisi alam yang mengakibatkan susutnya debit air Sungai Ciawitamiang. Setahunya dulu memang menjadi sumber air petani didaerahnya. Tetapi sejak kemarau menerjang air sungai itu menyusut drastis. "Tidak tahu persis penyebabnya apa airnya jadi sedikit. Soalnya kami tidak mengerti sungai Ciawitamiang itu bagaimana. Biasanya airnya cukup berlimpah tetapi kini tidak seperti dulu lagi. Kalau tidak salah sudah hampir lima tahun kondisi sungai seperti itu," terangnya.

Senada dengan itu Umi (54) mengungkapkan jika Sungai Ciawitamiang kalau turun hujan airnya berlimpah, bahkan kerap menyebabkan banjir. Entah kenapa sekarang malah kesulitan air, padahal sebelumnya sungai juga sudah diperbaiki dengan diberi penurapan. Ketika Radar Karawang meminta komentar Kepala UPT Pertanian dan Peternakan Kecamatan Telukjambe Barat Abidin ternyata sedang tidak ada di tempat. Saat itu kantor dalam keadaan kosong karena ditinggal keluar kantor petugasnya.  (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template