15 Kantor Desa Belum Tersentuh Penyeragaman - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 15 Kantor Desa Belum Tersentuh Penyeragaman

15 Kantor Desa Belum Tersentuh Penyeragaman

Written By Admin Raka on Selasa, 24 Juli 2018 | 12.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Saat ratusan desa sudah memiliki kantor desa yang representatif berkat program prototipe era Bupati Dadang S Muchtar, ternyata masih ada 15 desa lagi yang belum menerima bantuan tersebut. Selain akibat dugaan persoalan tanah yang belum legal, lambatnya pengajuan jadi penyebab mangkraknya pembangunan kantor desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karawang Ade Sudiana mengatakan, kantor desa yang belum prototipe tinggal 15 lagi. Namun dia pastikan tahun 2018 ada 7 kantor desa yang dibangun. Sedangkan sisanya di tahun-tahun berikutnya. "Anggarannya dari dulu sampai saat ini masih dikisaran Rp500 juta, dimana distribusi bantuan tersebut diberikan dalam dua tahap, yaitu Rp300 juta dan Rp200 juta," ungkap Ade kepada Radar Karawang, Senin (23/7) kemarin.

Ia melanjutkan, kantor desa yang siap dibangun tahun ini diantaranya adalah Desa Muara Kecamatan Cilamaya Wetan. Kades Muara Iyos Rosita mengaku, setelah sekian lama menantikan pembangunan kantor desa yang lebih representatif, akhirnya terealisasi tahun ini. Alotnya pembangunan tersebut, diakui Iyos karena bangunan kantor desa yang lama berdiri di atas tanah aset milik desa, melainkan milik Perhutani. Karena itu, khawatir sengketa ajuan demi ajuan tak kunjung terealisasi, sampai akhirnya pihak desa membeli pengadaan lahan seluas 5.500 meter persegi di Dusun Krajan 1 RT 02/01. "Lama gak dibangun, karena memang kantor lama itu di atas tanah Perhutani. Baru sekarang kita mengadakan lahan dan akhirnya bisa dibangun," kata Iyos di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan prototipe kantor desa, Senin (23/7) pagi.

Iyos menambahkan, pengerjaan pembangunan kantor desa dimulai setelah dana kucuran pemkab cair. Sebab dari dulu sampai sekarang, pemkab masih menjatah prototipe kantor desa sebesar Rp500 juta. Angka ini akan cair 60:40 untuk dibangunkan secara swadaya dengan tipe 1. Disinggung kecukupan, kades berdarah Tasikmalaya ini mengaku bahwa dana sebesar itu masih kurang hingga ratusan juta lagi. "Melihat RAB (rencana anggaran biaya) versi PRKP (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) dan harga material yang tinggi, tentu saja membangun kantor dengan tipe 1 belum cukup," ujarnya.

Tapi, kata Iyos, karena dikerjakan swadaya, pihaknya juga akan mencocoki kekurangannya dengan swadaya secara bertahap, untuk memastikan bahwa kantor desanya benar-benar tuntas 100 persen. "Kita target sih semoga tiga bulan selesai. Kekurangannya ya kita ngencleng swadaya, sebab sampai tuntas kira-kira kurangnya masih sekitar seratusan juta," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template