Warung Liar di Jalan Baru Dibongkar Paksa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warung Liar di Jalan Baru Dibongkar Paksa

Warung Liar di Jalan Baru Dibongkar Paksa

Written By Admin Raka on Sabtu, 23 Juni 2018 | 15.45.00

KARAWANG TIMUR, RAKA - Pedagang musiman di sepanjang Jalan Baru masih bertahan hingga H+7 Idul Fitri. Mereka meyakini bisa meraup berkah lebih karena arus balik yang masih berlangsung sampai saat ini. Namun harapan itu segera pudar ketika puluhan petugas Satpol PP melakukan penertiban warung-warung liar yang mereka bangun sebelum mudik lebaran.

seperti diungkapkan Nani (40), Pedagang kopi dan mie instan asal Bekasi di sekitaran Jalan Baru, dirinya sudah rutin berjualan tiga tahun terakhir, khususnya di musim mudik. Sejak H-10 idul fitri, dia yang juga pedagang warung di Kedungwaringin ini, sudah membuat lapak di Jalan Baru dari arah Jakarta - Cikampek. Hasilnya selama Seminggu efektif mudik, dirinya mampu meraup untung hingga Rp 2,5 jutaan.

Diakui Nani, siang dan malam ada saja pemudik yang melepas lelah dan jajan istirahat di lapaknya yang berukuran  4 x 4 meter tersebut. Bahkan, sampai setelah salat idul Fitri ia masih membuka lapaknya dan menggeser ke jalur sebaliknya dari Cikampek-Jakarta. "Kita sudah buka lapak sejak H-10. Alhamdulillah pemudik ada saja yang mampir mah," ucapnya, Jumat (22/6).

Lebih jauh Nani menambahkan, sampai saat ini ia masih bertahan, jika biasanya H+3 sudah membongkar lapak, tapi saat ini arus balik lebih panjang, karena jalanan masih ramai lancar, bahkan menurut rencana ia baru akan membongkar lapaknya pada Senin lusa. Sebab arus balik diperkirakan masih akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu ini. Tetapi ia pasrah karena aparat sudah bergerak menertibkan warungnya mulai Jumat ini.

Walaupun tanpa pemberitahuan, tapi karena harus patuh dirinya membongkar sendiri setelah mendapat teguran dari Satpol PP. "Lumayanlah, setiap hari dapat Rp 300 - 500 ribuan, apalagi kalau yang datang gerombolan, paling senang saya, tapi kalau sudah dilarang pol PP ya sudah saya balik lagi," ucapnya.

Sekretaris Camat Karawang Timur Dede Tasria mengatakan, para pedagang musiman di jalur mudik lingkar Tanjungpura itu tidak mengantongi izin sejak berdiri sebelum lebaran. Namun, pihak Mako Pol PP sudah memberikan ultimatum penertibannya mulai Jumat ini dalam giat Patroli Wilayah Karawang. Sedikitnya, 13 orang satpol PP sudah diturunkan untuk bertahap menertibkan. "Mako Pol PP sudah bergerak hari ini, tapi bertahap penertibannya, lebih lanjutnya silahkan tanyakan ke Mako," katanya.

Camat Karawang Timur Elly Laeli Komala S.Sos mengatakan, selama mudik dan arus balik, tidak ada pemberitahuan dan izin apapun dari pedagang ke kantor kecamatan. Soal penertiban dijalur lingkar Tanjungpura ini, kemungkinan tuntas Senin nanti, mengingat arus balik dan mudik masih ramai, apalagi pedagang musiman ini sudah bercokol setiap tahun. Lagi pula, belum ada arahan lebih lanjut dari Pemkab kaitan penertiban para pedagang di jalur tersebut." Gak pernah ada izin dari kita, mungkin masih arus balik, prediksi Senin sudah bersih dari PKL dadakan itu," ucapnya. (rud)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template