Warga Minta Putaran Jalan Segera Dibuka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Minta Putaran Jalan Segera Dibuka

Warga Minta Putaran Jalan Segera Dibuka

Written By Admin Raka on Senin, 25 Juni 2018 | 15.15.00

KLARI, RAKA - Arus balik Lebaran nampaknya sudah memsuki babak akhir. Oleh karenanya, warga meminta putaran yang ditutup selama arus mudik dan balik Lebaran minta segera dibuka agar mempercepat aktivitas.

Pantauan Radar Karawang, arus balik nampak masih cukup ramai di sepanjang jalan arteri Karawang, seperti Jalan Ahmad Yani Cikampek hinga Jalan Baru Karawang. Adapun titik yang paling parah atau mengalami kemacetan adalah di  Pasar KOsambi, Pertigaan Kopel, Lampu Merah Karawang Timur, Terminal Klari yang mengular hingga Lampu Merah Jalan Baru Klari - Tanjungpura.

Untuk kondisi putaran sendiri masih ditutup rapat oleh dan dikawal oleh para petugas, baik dari dishub, maupun polisi dan para relawan. Meski demikian ada juga beberapa putaran yang sudah mulai dibuka oleh warga yang tidak sabar harus memutar jauh untuk menyebrangi jalan.
"Saya minta putaran-putaran yang sebelumnya ditutup bisa segera dibuka, agar aktivitas bisa kembali normal," ujar warga Klari, Hadi (29), kepada Radar Karawang, Minggu (24/6).

Dikatakannya, penutupan putaran itu memang sangat tepat untuk mengantisipasi kemacetan. Karena samakin banyak putaran, laju kendaraan akan semakin terhambat. Tetapi jika kondisi lalu lintasnya sudah mulai normal, seharusnya segera dibuka kembali. "Kalau mau nyebrangkan jauh itu, warga kasihan, arus balik juga kayaknya hari ini (kemarin) sudah selesai," tambahnya.

Lebih lanjut lelaki yang tinggal di Gintungkarta itu menyampaikan, karena tidak sabar, maka banyak warga yang memaksa membuka putaran. Tapi untuk putaran yang ditutup dengan barier warga juga tidak bisa membukanya, karena berat. "Yang pakai mambu mah warga juga pasti buka sendiri, tapi yang pakai barier itu harus sama petugas," ujarnya.

Sementara pembukaan yang dilakukan oleh warga secara paksa. Terkadang tidak rapi, sehingga ada kayu atau barier yang menonjol ke jelan. "Itu cukup membahayakan sebenarnya, ada kayu atau batu yang menonjol ke jalan raya," pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Arif Bijaksana M belum memberikan keterangan terkait kapan putaran jalan yang ditutup itu akan dibuka, karena meski Radar Karawang sudah menghubungi melalui ponsel tetapi belum ada tanggapan. (zie)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template