Warga Cintalanggeng Berburu Air Bersih - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Cintalanggeng Berburu Air Bersih

Warga Cintalanggeng Berburu Air Bersih

Written By Admin Raka on Senin, 25 Juni 2018 | 13.30.00

TEGALWARU, RAKA - Musim kemarau mulai berdampak disejumlah desa rawan kekeringan di Kecamatan Tegalwaru. Sementara bak-bak penampung air atau toren yang biasanya terisi penuh mulai berkurang. Akibatnya, warga mulai berburu sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Seperti terjadi di Dusun Bakan Harendong Desa Cintalanggeng dan Kampung Cipeuteuy Desa Mekarbuana, warganya mulai kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga membuat resah warga. "Alhamdulillah semalam hujan meski tidak merata tetapi beban kami sedikit berkurang," ucap Aat (28) warga Kampung Cipeuteuy, Minggu (24/6).

Aat mengatakan, sumur-sumur warga memang belum kering kerontang tetapi airnya tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ditambah lagi toren-toren air yang biasanya jadi andalan sumber air bersih warga, itupun sudah tidak mengalirkan air lagi. "Biasanya air yang disalurkan ke pipa air dari arah dataran atas Curug Cigeuntis bisa keluarkan air bersih, tapi sudah satu Minggu ini air tidak keluar," ucapnya.

Hal senada diutarakan Wahyu (33) warga Dusun Bakan Harendong Desa Cintawargi sepanjang bulan ini warga sudah nampak kesulitan air. Mereka memilih untuk cuci pakaian ke sungai sungai Cigeuntis yang dekat dengan rumah mereka. "Cuci pakaian kan menggunakan air banyak jadi ke sungai pun bisa menjadi solusi. Kalau buat minum dan keperluan sehari-hari mah kita memilih masih gunakan sumur meskipun kuantitas air kadang agak berkurang namun masih bisa ada kami gunakan," katanya.

Menyikapi persoalan kekeringan ini Sekretaris Kecamatan Tegalwaru H. Jumria. S.sos mengatakan sejauh ini belum menjadi kendala besar. Adapun kesulitan air di Babakan Harendong Desa Cintawargi kerap terjadi, namun bukan dibiarkan tetapi tengah dilakukan solusi jangka panjang agar tidak lagi menjadi kendala tiap tahun. "Toren-toren yang ada sebagai penampung air dari sumber air yang kini mengalami kekosongan air bukan terjadi setiap waktu. Tetapi memang jika kosong, airnya sedang digunakan untuk kebutuhan pertanian," ucapnya.

Sementara, yang di Kampung Cipeuteuy Desa Mekarbuana, jelas Jumria, pipanya memang belum cukup sehingga pasokan air belum sampai ke lingkungan itu. Coba nanti saya koordinasi dengan Kades Mekarbuana agar saya tahu apa alasannya," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template