Walhi: Air Bersih dan RTH Kota Bandung Bermasalah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Walhi: Air Bersih dan RTH Kota Bandung Bermasalah

Walhi: Air Bersih dan RTH Kota Bandung Bermasalah

Written By Mang Raka on Rabu, 06 Juni 2018 | 23.46.00

BANDUNG, RAKA - Ketersediaan air bersih masih menjadi persoalan yang belum bisa diselesaikan Pemerintah Kota Bandung. Karena hingga kini, ketersediaan air bersih masih bergantung pada daerah lain.
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat Dadan Ramdan mengatakan, air bawah tanah di Kota Bandung semakin kritis. Menurutnya, penyediaan air bersih di Ibu Kota Jawa Barat tersebut masih sangat bergantung keberadaan Situ Cileunca dan sumber-sumber air yang berada di luar wilayah Kota Bandung.
Dia mengatakan, sampah dan kualitas udara di kota ini juga masih bermasalah. Menurutnya, ruang terbuka hijau masih belum memenuhi perintah undang-undang, yakni 30 persen. Dia melanjutkan, selama alih fungsi lahan resapan berlangsung, ruang terbuka hijau sulit bertambah. "Itu yang kemudian menjadi problem Kota Bandung hingga sekarang," ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/6).
Bukan itu saja, Dadan bilang, pencemaran dan kerusakan lingkungan makin meningkat. Ini tercermin dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Bandung yang terdiri dari udara dan tutupan hutan yang terpantau menurun, serta indeks pencemaran air. Dibeberkannya, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup ikut menyumbang terjadinya bencana yang setiap tahunnya cenderung meningkat. "Selama tiga tahun terakhir, jumlah kejadian bencana mencapai 2.671 kejadian, dengan 256 orang meninggal dunia," katanya.
Dadan juga mengatakan, banjir bandang beberapa waktu lalu yang melanda Jatihandap terjadi bukan hanya karena hujan deras, melainkan akibat alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara. Menurutnya, kini KBU sudah bukan lagi kawasan resapan. "Semuanya sudah jadi hutan beton di sana. Berpengaruh sekali terhadap banjir waktu itu," jelasnya.
Pada bagian lain, Dadan menyebutkan, penegakan hukum atas alih lahan di KBU yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung lemah. Dia menilai, Ridwan Kamil gagal membenahi lingkungan. "Dia kan sering bilang 2017 bebas banjir, 2018 bebas banjir, faktanya kan gak. Banjir masih terus terjadi," sesalnya. (okz/trj)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template