Tugas Relawan PMI Tidak Mudah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tugas Relawan PMI Tidak Mudah

Tugas Relawan PMI Tidak Mudah

Written By Admin Raka on Rabu, 20 Juni 2018 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Satu untuk semua, semua untuk satu, jadi teglen para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan tugas membantu pemudik yang akan pulang dan kembali ke kotanya. Menjadi relawan PMI tidaklah mudah, selain tidak bergaji, juga perlu mengorbankan waktu dan tenaga demi kelancaran arus mudik dan arus balik.

"Semangat kemanusiaan menjadi semangat kami dalam menjalankan tugas, terutama saat ini dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintasi kota Karawang," ujar Taufik Hidayat, relawan PMI Kabupaten Karawang, kepada Radar Karawang, Selasa (19/6).

Dikatakan Taufik, dalam menjalankan tugas yang sudah 12 tahun lamanya bergabung dengan PMI Kabupaten Karawang, tidak membuatnya letih dalam menjalankan pelayanan kepada para pemudik dan masyarakat Karawang, khususnya untuk memberikan pertolongan pertama bahkan kepada para pemudik yang selalu bertemu di setiap tahunnya itu. "Alhamdulillah dengan niat yang baik, semenjak bertugas dari dulu 2006, sampai sekarang paling banyak sukanya dibanding dukanya," katanya.

Duka yang dia rasakan, lanjutnya, ketika bertugas dalam keadaan berpuasa, namun dengan bersama para relawan yang ada se- Kabupaten Karawang untuk terjun membantu pemudik, tidak menjadikannya gentar dalam bertugas. "Menjadi kebanggaan berada di PMI, sebab selogan kita juga jelas kemanusiaan, dan tujuan kita adalah tolong menolong, itulah yang membuat saya bertahan sampai saat ini," ucap Taufik seraya menyebutkan jika seorang relawan tidak menerima gaji, yang ada hanya uang tranport saat ada kegitan saja.

Dengan perjuangan untuk menjadi seorang relawan yang profesional itu, kata Taufik, dibutuhkan niat dan tekad yang kuat, sebab pertama kalinya masuk di PMI keluarga sekalipun sempat melarang dirinya untuk bertugas jadi seorang relawan, namun akibat dari sosok ayah yang membantunya untuk memberikan pemahaman kepada kelurga yang tidak mengerti tentang pentingnya membantu secara kemanusian sampai saat ini, menjadi seorang relawan adalah pekerjaan yang sangat mulia sekalipun harus siap dengan segala resiko yang ada. "Awal gabung saya sering dapatkan nasehat, dan alhamdulillah sampai saat ini sudah bertahan," ujarnya, sambil menambahkan saat ini ada sebanyak 160 anggota belum termasuk yang senior.

Diteruskan Taufik, yang dinamakan relawan di PMI itu adalah  Korps Sukarela (KSR), di mana sosok merekalah keberkahan hidup dalam membantu sesama disetiap hari dan tahunnya keindahan kebersamaan di PMI selalu membuatnya bersemangat dalam bekerja. "Harapan kami PMI makin maju, dan saya yakin bisa lebih apalagi dari hari ini, dalam melayani masyarakat. Semoga KSR makin solid dan kompak selalu, dengan tujuan kemanusiaan," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template