Tanggul Sungai Cilamaya Mencemaskan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanggul Sungai Cilamaya Mencemaskan

Tanggul Sungai Cilamaya Mencemaskan

Written By Admin Raka on Selasa, 26 Juni 2018 | 15.15.00

Warga Desa Cilamaya Waswas Banjir 

CILAMAYA WETAN, RAKA - Sebulan dibiarkan Pemerintah Karawang pasca terputusnya jalan lingkungan di Dusun Barahan, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, kini warga di daerah itu cemas tingginya debit air Sungai Cilamaya bakal menjebol tanggul sungai dan airnya melimpas ke pemukiman.

Disisi lain, derasnya hujan yang terjadi hampir setengah harian di wilayah tersebut ternyata tidak mampu di tampung drainase yang ada di daerah tersebut. Akibatnya, jalan di perbatasan Cilamaya - Mekarmaya, persis depan pertigaan pertamina gas pangkalan kebanjiran. "Sekarang ini warga khususnya di Dusun Barahan cemas setelah seharian diguyur hujan. Mereka takut tanggul Sungai Cilamaya jebol sehingga mengakibatkan banjir di wilayah itu," ucap Kaur Trantib Desa Cilamaya Wahyu, Senin (25/6).

Dikatakan Wahyu, apalagi setelah dirinya melakukan pengecekan bagian berkeroak di tanah dibawah jalan yang terputus itu tampak semakin melebar. Dikhawatirkan jika debit air semakin tinggi kondisinya akan makin parah dan bisa mengakibatkan bagian tanah itu jebol. "Dikhawatirkan jebolnya tanggul sungai Cilamaya jadi jalan masuk luapan air lebih cepat ke pemukiman warga," terang Wahyu.

Pasalnya, ucap Wahyu, paska jalanan terputus dan berkeroaknya tanggul penahan sungai, selama ini belum ada perbaikan dari pemerintah. Sementara upaya swadaya yang dilakukan masyarakat sudah tidak bisa manahan tingginya debit air. Wahyu pesimis, hujan yang mengguyur seharian akan mengikis bagian tanggul berkeroak hingga mengakibatkan tanggul jebol.

Karenanya, sebelum itu terjadi pemerintah daerah diharapkannya bertindak melakukan perbaikan. Sehingga kondisinya tidak semakin parah. "Perlu perbaikan cepat, karena kalau hujan di hulu besar, air ke sungai Cilamaya makin besar dan meringsek tanggul hingga jebol, kita khawatir air masuk lebih cepat ke pemukiman," katanya.

Disinggung jalanan Cilamaya - Pasar Cilamaya yang kebanjiran Wahyu menyebut hal itu bukan karena luapan sungai Cilamaya, tapi akibat drainase mampet, sehingga air gak masuk, disisi lain jalanan khususnya di perbatasan Mekarmaya - Cilamaya, tepatnya pertigaan Pertamina Gas Pangkalan, masih banyak lubang, sehingga jalanan yang tergenang air sepanjang 50 meteran itu lama surut.

Untuk itu, antisipasi banjir dan ancaman genangan ia berharap masyarakat di pinggiran jalananan untuk bahu membahu membersihkan drainase dan selokan yang mampet tersebut agar saat hujan, air cepat terserap dan jalan, jangan sampai mampet. "Pertigaan pertamina gas pangkalan banjir 30 cm jalannya, itu bukan karena luapan sungai tapi memamg sistem drenasenya mati disana jadi air tidak masuk selokan," katanya.

Camat Cilamaya Wetan, Drs H Hamdani mengatakan, pihaknya mewanti-wanti agar masyarakat Cilamaya waspada, karena air sungai Cilamaya semakin besar, apalagi ditopang oleh hujan di wilayah Purwakarta. Khusus di jalanan yang tergenang, itu akibat drainase yang mampet, tapi banjir tidak berselang lama sudah surut. Ia berharap masyarakat bisa jaga kebersihan dan perbaiki dranase didepan rumah dan rukonya masing-masing. "Waspada sungai Cilamaya membesar, kemudian khusus drainase harus ada perbaikan," ucapnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template