Sudah Diperingatkan tapi Tetap Merokok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah Diperingatkan tapi Tetap Merokok

Sudah Diperingatkan tapi Tetap Merokok

Written By Admin Raka on Sabtu, 02 Juni 2018 | 17.30.00

TELUKJAMBE, RAKA - Meski sudah diperingatkan baik melalui spanduk ataupun sosiliasasi langsung oleh anggota Satuan Tugas (Satgas) Anti Rokok, tetap belum mampu membebaskan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang dari asap rokok. Sampai saat ini masih saja ada pengunjung dan karyawan rumah sakit yang sembunyi-sembunyi merokok di lingkungan rumah sakit,

Seperti diungkapkan Satgas Anti Rokok Bidan Endah Nengsih, dia tidak menyangkal masih sering menemukan pengunjung rumah sakit merokok dilingkungan rumah sakit, bahkan dilakukan karyawan RSUD secara diam-diam. Sementara manajemen RSUD sendiri telah berkomitmen memperketat pengawasan terhadap siapapun pengunjung, pasien, maupun karyawan untuk tidak merokok di lingkungan rumah sakit.

Untuk membebaskan RSUD dari asap rokok, diakui Endah, memang bukan pekerjaan mudah. "Karawang sudah memiliki Perda larangan merokok di tempat-tempat tertentu tetapi Perda itu dirasa kurang sosialisasi. Makanya, masih ada saja yang mengabaikan perda tersebut," ucap Endah.

Kendati demikian, sebut Endah rumah sakit akan meningkatkan pengawasan sehingga RSUD benar-benar steril dari asap rokok. Endah mengatakan itu usai sosialisasi implementasi Perda N0. 01/2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di halaman rumah sakit. Satgas Anti Rokok RSUD mendapati masih ada pengunjung maupun karyawan yang nekat mencuri-curi kesempatan merokok di lingkungan RSUD. "Berdasarkan data riset kesehatan (Riskesda) Tahun 2013, Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat konsumsi rokok yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Data mencatat jumlah perokok aktif di Kabupaten Karawang mencapai 2,0 persen sedangkan perokok kadang-kadang tercatat 2,8 persen," ucapnya.

Ketika disinggung perihal itu, Kabid Hukmas dan Promkes RSUD H. Ruhimin membenarkan kebijakan RSUD melibatkan karyawan dalam penegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, dan itu sebagai bentuk keseriusan karyawan yang sengaja dilibatkan agar ikut berpartisipasi memberikan sosialisasi sekaligus mengawasi pengunjung maupun pasien agar mentaati larangan merokok di lingkungan RSUD.

Ia menyampaikan seluruh lingkungan RSUD tanpa terkecuali sudah dinyatakan masuk KTR. Semua Satpam dan karyawan yang berjumlah 616 orang juga akan didorong untuk proaktif mengawasi agar tidak ada lagi pengunjung atau pasien yang merokok. Mengenai sanksi denda yang juga diatur di Perda dan bisa dikenakan bagi siapapun yang ketahuan merokok. "Untuk sementara sanksi denda belum akan diterapkan dan pihaknya lebih mengedepankan sosialisasi dan teguran terlebih dahulu," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template