Setelah Nikah, Pengantin Langsung Nyoblos - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Setelah Nikah, Pengantin Langsung Nyoblos

Setelah Nikah, Pengantin Langsung Nyoblos

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Juni 2018 | 12.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Partisipasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat di Lemahabang cukup baik. Selain dijadikan hari libur nasional, musim kawinan di kampung-kampung  juga tidak menyurutkan partispasi mempelai mencoblos di sela resepsi pernikahan.

Seperti yang dilakukan seorang pengantin di Desa Karyamukti, Intan yang melakukan pencoblosan di TPS 04 Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang. Dengan baju dan dandanan pengantin yang masih melekat, dua sejoli yang baru selesai menggelar akad nikah ini jadi pusat perhatian sesaat setelah tiba di TPS sekitar pukul 08.30 WIB. "Iya. Buru-buru habis akad nyoblos dulu, takut repot kalau siang banyak undangan," kata Intan.

Ketua KPPS Desa Karyamukti Usman mengatakan, partisipasi pemilih cukup tinggi, terbukti dengan datangnya mempelai pengantin ke TPS. Kabarnya, kedua mempelai itu baru saja melaksanakan akad di rumahnya, dan langsung ngebet nyoblos ke TPS karena alasan tidak ingin menunda waktu. "Tidak ada perlakuan istimewa walaupun statusnya pengantin. Antrean tetap diberlakukan kepada pengantin seperti warga pada umumnya," katanya.

Usman menambahkan, pengantin yang menyalurkan hak pilih hanya istrinya saja, karena suaminya Rahmat adalah pemuda asal Jarong Desa Kiara, sehingga suaminya datang ke TPS itu sebatas mengantar saja. "Kalau suaminya gak nyoblos, karena orang Kiara Kecamatan Cilamaya Kulon, datang bareng istrinya nganter saja," Katanya.

Sementara itu, TPS 07 Desa Tegalwaru Kecamatan Cilamaya Wetan, punya cara tersendiri menyedot perhatian pemilih. Pasalnya, anggota KPPS berhias kostum Sunda dan lokasinya juga dihias lazimnya istana. Anggota PPK Desa Tegalwaru, Encuk Sukarta mengatakan, TPS di Tegalwaru tergolong kreatif, karena demi menarik simpati lazimnya hajatan, TPS yang ditempatkan di halaman sarana pendidikan tersebut dihias nuansa Sunda. Selain anggota KPPS yang kompak mengenakan baju kampret dan iket Sunda, gerbang masuk menyambut para pemilik juga tergolong mewah. Hasilnya, partisipasi pemilih di desa ini mencapai 62,3 persen atau 3.253 dari 11 TPS. "Ya unik, ikhtiar untuk menarik simpati pemilih ini patut kita apresiasi," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template